oleh

Pemda Pastikan Hak Pegawai Tetap Normal

TIMIKA – Sejak wabah Covid-19 muncul di Mimika, dilakukan pembatasan sosial salah satunya aktivitas perkantoran. Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika menerapkan work from home atau bekerja dari rumah. Bahkan memasuki masa pra new normal, aktivitas Pemda belum maksimal dan jam kerja aparatur sipil negara juga masih tetap dibatasi.

Meski ada pembatasan, Pemda Mimika memastikan hak pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer tetap normal. Itu diungkapkan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Nicolaas Kuahaty ketika ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (15/6) kemarin.

Pemda Mimika kata Nicky sapaan akrab Nicolaas, awalnya sudah mulai menerapkan absensi elektronik dalam rangka meningkatkan kedisiplinan pegawai. Tetapi pandemi Covid-19 terjadi tiba-tiba sehingga aktivitas pun akhirnya dibatasi.

Tapi melihat perkembangan Covid-19 yang dinilainya mulai tertangani, maka Pemda mengambil kebijakan pra new normal dan aktivitas pemerintah kembali bergerak. Namun tetap ada pembatasan dengan mengatur jadwal kerja serta menerapkan protokol kesehatan.

Mengenai hak yang diterima ASN dikatakan Nicky, dipastikan tetap normal meskipun aktivitas tidak normal seperti biasanya. “Kalau hak-hak tetap saja, kita tetap dibayar,” tandasnya.

Bahkan dalam situasi ini Pemda Mimika memberi kebijakan khusus bagi ASN dengan risiko tinggi seperti punya penyakit penyerta dan usia di atas 50 tahun untuk tetap bekerja dari rumah. Sebab jika tertular akan mengalami dampak yang berbeda degan pasien yang memiliki imunitas baik.

Masih soal hak-hak lanjut Nicky, pemerintah akan tetap melakukan evaluasi. Mengenai kebijakan yang terkait dengan hak mengacu pada kebijakan secara menyeluruh mulai dari pusat, provinsi sampai kabupaten.

“Memang kita kemarin masing-masing OPD buat absensi supaya tetap monitor walaupun tidak aktivitas secara fisik di kantor. Sesuai amanat WFH ada pekerjaan yang bisa ditugaskan,” terangnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *