oleh

BPJAMSOSTEK Serahkan Bantuan APD Kepada Tiga Rumah Sakit

TIMIKA – Sebagai bentuk dukungan dalam upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Mimika, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Papua Mimika menyerahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada tiga rumah sakit, yakni RSUD Mimika, RS Mitra Masyarakat dan RS Kasih Herlina.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Dedy Mulyadi kepada perwakilan tiga rumah sakit, Rabu (17/6) di Kantor BPJAMSOSTEK Mimika.

Adapun APD yang diberikan berupa baju hazmat, kacamata, sarung tangan, masker N95, face shield dan sepatu boot. Dimana masing-masing fasilitas kesehatan menerima 12 pcs.

“Ini merupakan program BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara dan Papua sebagai program promotif dan prefentiv untuk pencegahan untuk risiko Covid-19 terutama tim medis,” terang Dedy.

Selain itu ditambahkan Dedy, di masa pandemi ini BPJAMSOSTEK juga melakukan penyesuaian regulasi dan kebijakan manfaat perlindungan bagi tim medis dan pekerja yang berada di lingkungan medis seperti cleaning service.

Apabila terjadi risiko kerja atau terpapar Covid-19 kemudian mengalami dampak, maka itu menjadi tanggungjawab dan kewajiban BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat santunan. Begitu juga risiko meninggal dunia baik kecelakaan kerja maupun meninggal bukan karena akibat kerja. Yang penting pekerja di lingkungan medis dipastikan merupakan peserta aktif.

Dedy sendiri belum mengetahui apakah seluruh pekerja di setiap fasilitas kesehatan sudah tercover BPJAMSOSTEK. Namun pihaknya selalu mengimbau agar bisa terdaftar baik yang statusnya sudah karyawan tetap maupun hanya honorer atau kontrak.

Direktur RSMM, dr Theresia Nina Noviriana yang hadir menerima bantuan memberikan apresiasi kepada semua pihak salah satunya BPJAMSOSTEK yang memberikan dukungan kepada tim medis melalui bantuan APD.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk atensi masyarakat selain Pemda support. Kalau masyarakat tidak membantu kami juga kewalahan. Jadi kami terus terang kaget dengan atensi masyarakat yang bantu APD termasuk BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Dalam penanganan Covid-19 di Mimika, RSMM kata dia pada prinsipnya mendukung Pemerintah Daerah sebagai rumah sakit pendamping. Namun jika ada pasien yang diduga Covid maka dilakukan skrining secara bertahap termasuk isolasi. RSMM memiliki ruang isolasi dengan kapasitas 32 tempat tidur termasuk untuk isolasi perinatologi dan isolasi bayi orang tua PDP.

RSMM sudah merawat sedikitnya 10 pasien Covid-19 dan juga beberapa PDP. Sebagian besar sudah sembuh dan tersisa 2 pasien Covid yang masih menjalani perawatan. Dalam penanganan pasien, pihak rumah sakit membutuhkan APD. Penerapan APD dibagi zonasi. Yang wajib APD level 3 adalah ruang isolasi, kamar bedah, kamar bersalin yang memang rapid test positif.

“Kami tetap punya zona, APD diterapkan level 1, 2 dan 3. APD level 3 wajib di ruang isolasi, kamar bedah, kamar bersalin yang memang rapid positif. Perlakuan kami sesuai dengan program pencegahan infeksi dari depan sudah pakai APD level 2, prinsip daerah muka sama disiplin,” tuturnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *