oleh

APBD Perubahan Tunggu LHP dari BPK RI

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika sedang menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020. Namun sebelum diserahkan ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan, masih harus menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Pj Sekda Mimika, Drs Marthen Paiding, MMT selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Mimika ketika ditemui di Hotel Grand Mozza, Rabu (17/6) kemarin mengatakan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 sudah diserahkan ke BPK RI untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah ada hasil pemeriksaan kata Pj Sekda baru dilakukan penyusunan APBD Perubahan. Namun sambil menunggu, tim anggaran sudah melakukan persiapan dan menyiapkan materi. Saat ini sudah masuk dalam tahap penyusunan (Rencana Kerja) Renja. “Setelah ada LHP baru kita melihat secara pasti berapa SILPA yang dimuat di perubahan,” tandasnya.

APBD Perubahan tahun ini fokus untuk penanganan Covid-19 yang sudah didahului dengan refokusing. Anggaran sebesar Rp 200 miliar dialokasikan oleh Pemda Mimika untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Mimika.

Bahkan Dinas Kesehatan Mimika sendiri menyatakan membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 40 miliar. Terkait hal itu, Pj Sekda mengaku belum mendapat rincian dari Dinkes terkait kebutuhan tambahan anggaran. “Karena yang kita anggarkan kemarin penanganan sampai Juni atau Juli. Kalau ada tambahan, kita akan bicarakan lagi dengan Pak Bupati,” terangnya.

Anggaran sebesar Rp 200 miliar yang sudah direfokusing dikatakan Pj Sekda sudah dijalankan semua. Tapi mengenai realisasi pembayaran, ia sendiri belum mengetahui sampai sejauh mana. “Realisasi pembayarannya yang saya belum tahu sejauh mana. Tapi kalau kegiatan sudah jalan semua,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *