oleh

583 Warga Rapid Test Massal, 36 Reaktif

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 gencar melakukan pemeriksaan. Jika sebelumnya menyasar warga yang melanggar protokol kesehatan, pada Kamis (18/8) lalu tim kesehatan melakukan rapid test massal di 8 titik zona merah.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Reynold Ubra kepada wartawan melalui video conference, Sabtu (21/6) lalu mengatakan selain untuk menjaring kasus, pemeriksaan ini juga untuk mengukur tingkat penyebaran terutama di zona merah.

Pada pemeriksaan itu, sebanyak 583 orang mengikuti pemeriksaan cepat antibodi. Hasilnya 36 orang atau sebesar 6 persen diantaranya dinyatakan positif antobodi atau reaktif. Angka ini menurut Reynold jauh lebih rendah dibanding penjaringan pada saat Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD).

Bahkan ada beberapa wilayah atau kelurahan yang jumlah temuan positif antibodi sangat sedikit. Dari 16 yang ikut testing hanya satu orang yang dinyatakan reaktif. Namun tak dipungkiri pula bahwa masih banyak warga yang takut melakukan rapid test. “Jangan khawatir untuk pemeriksaan rapid test, yang reaktif belum tentu PCR dinyatakan positif,” terang Reynold.

Pemeriksaan rapid test massal itu juga dikolaborasikan dengan pembagian kelambu untuk program pengendalian malaria. Setiap warga yang mengikuti pemeriksaan mendapat kelambu. Ini juga merupakan salah satu cara tim untuk meningkatkan jumlah orang untuk ikut test.

Adapun delapan lokasi zona merah yang menjadi tempat pelaksanaan rapid test massal dua diantaranya adalah Jalan Mente-Kelurahan Sempan, Gang Komodo – Kelurahan Kwamki. Juga di Kelurahan Timika Jaya dimana paling banyak ditemukan hasil yang reaktif. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *