oleh

Yusup Ditemukan Meninggal di Irigasi

TIMIKA- Seorang pria yang ketahui bernama Yusup (50), Minggu (21/6) sekitar pukul 08.00 WIT ditemukan meninggal di sebuah rumah pondok di Jalan Hasanuddin, Irigasi ujung.

Data yang dihimpun Radar Timika, menyebutkan sebelum korban ditemukan meninggal, korban sempat mendatangi rumah salah satu rekannya bernama Yohanis, dengan membawa satu kantong plastik yang berisi sagero.

Saat itu korban langsung masuk ke tempat bekas kandang ayam, dan langsung menutup pintu.

Kemudian selang beberapa lama, sekitar pukul 19.00 WIT, Yohanis yang merupakan rekan korban bersama anaknya, kemudian mengecek korban yang saat itu masih berada di dalam bekas kandang ayam.

Saat itu rekan korban sempat mengajak korban untuk makan bersama, namun korban menjawab nanti saja. Dan pada saat itu rekan korban lalu kemudian masuk ke dalam rumah untuk beristirahat, sementara korban sendiri masih berada di dalam bekas kandang ayam.

Kemudian pada Minggu (21/6) sekitar pukul 07.30 WIT, saat rekan korban hendak memberi makan babi, ia melihat ada bercak darah di bawah kolong bekas kandang ayam. Ia kemudian mencoba memanggil korban, namun tidak ada balasan sehingga Yohanis saat itu juga langsung mencaro pertolongan.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan senjata tajam berupa parang di dekat pintu yang berjarak sekitar 45 cm dari tubuh korban.

Sementara tubuh korban sendiri ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang. Dan kepala korban tepat berada di atas bantal, serta terdapat luka pada bagian leher korban sebelah kiri.

Sementara itu Kapolres Mimika,  AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Burhanuddin Hanafi, SH SIK MH yang ditemui Radar Timika kemarin di Mapurujaya mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Ada beberapa barang bukti yang kita amankan dari hasil olah TKP, diantaranya ada parang kecil. Korban sebelum meninggal, ada satu saksi yang memberi makanan kepada korban. Makanya kita perdalam dulu keterangan dari saksi ini, apakah korban ini bunuh diri ataukah ada unsur pidana lainnya. Karena di tubuh korban ada luka pada bagian leher,”jelas AKP Hanafi. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *