oleh

Rayakan HUT ke-74, Sub Den POM C XVII Timika Laksanakan Donor Darah

TIMIKA – Dalam rangka HUT ke 74 Polisi Militer Angkatan Darat, Sub Den Pom C XVII Timika melaksanakan donor darah. Bersama sejumlah satuan angkatan darat di Timika, donor darah dilaksanakan pada Senin (22/6) kemarin di Palang Merah Indonesia, RSUD Mimika.

Komandan Sub Den Pom C XVII Timika, Kapten Cpm Joko Hermawan di ruang kerjanya, Senin (22/6) kemarin menjelaskan, donor darah diikuti sekitar 36 personel. Ke-36 personel TNI AD tersebut berasal dari satuan angkatan darat di Timika. Seperti Kodim 1710 Mimika, Brigif 20 IJK/3 Kostrad, Batalyon Infanteri 754 ENK/3 Kostrad, Denkav 3 Srigala Cetah dan anggota Persit juga Rumkitban.

Ia menuturkan, kegiatan yang berlangsung kemarin tersebut, bertepatan dengan HUT ke-74 POM Angkatan Darat.

“Kegiatan donor darahnya sendiri dimulai dari jam sembilan pagi sampai jam setengah dua belas siang. Pelaksanaannya sendiri berjalan lancar,” ujarnya.

Tema yang diangkat kali ini, ujarnya yakni “POM TNI Adalah Kita yang Profesional dan Modern”. Ia berharap, dengan HUT ke-74 tersebut, anggota Sub Den Pom di Timika selaku penegak hukum disiplin dan tertib, dan khususnya di lingkungan TNI masyarakat bisa mendukung kinerja POM di Timika.

“Apabila ada masyarakat yang mungkin ada sangkut-pautnya dengan tindak pidana dengan oknum TNI, kami siap menerima. Tentunya akan kami proses,” katanya.

“Jika ada hambatan, kami pasti laporkan ke satuan atasan kami secara hirarkis,” sambung Kapten Joko Hermawan.

Ia menyampaikan, di masa pandemi, pihaknya berharap anggota POM Timika tetap bekerja dengan memerhatikan kesehatan termasuk menjaga pola makan dengan mengonsumsi vitamin.

“Apalagi jika ada anggota yang mempunyai penyakit penyerta, itu yang dipesankan kepada kami dari Den POM Kodam Cenderawasih agar menjaga benar kesehatannya,” jelasnya.

Kapten Joko Hermawan mengungkapkan, karena masa pandemi maka kegiatan syukuran tidak dilaksanakan dan diganti dengan kegiatan donor darah. Di sisi lain ia menyampaikan, ada satu kegiatan lain yang harusnya dilakukan yakni ziarah makam.

“Tapi karena disini tidak ada Taman Makam Pahlawan (TMP) maka kegiatannya tidak kami lakukan,’ tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *