oleh

Belajar dari Rumah, Gaji Guru Honorer SMK Dikurangi

TIMIKA – Sejak pemerintah memutuskan untuk menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dan mengalihkannya untuk belajar dari rumah, maka pembayaran gaji guru honorer di tingkat SMA/SMK yang sebagain besar ditangani langsung oleh sekolah juga mulai dikurangi. Yang sebelumnya berkisar Rp 20 ribu per jam, kini hanya berkisar Rp 15 ribu per jam.

“Ada guru honorer yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi tapi tidak banyak, ada sekolah yang cuma dua bahkan satu, dan ada yang belum. Untuk per tiga bulan itu Rp 3.750.000 tetapi tidak semua guru honor, sehingga yang sisa itu wajib dibayar oleh sekolah yang bersangkutan,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolh (MKKS) SMK, Jhon Lemauk saat ditemui, Selasa (23/6) di SMK Negeri 3 Kesehatan.

Jhon menjelaskan, pembayaran gaji guru honor ini diberikan berdasarkan tugas online dimana guru harus membuat laporan kepada sekolah bahwa tugas yang diberikan kepada siswa sesuai dengan jadwal mata pelajaran sekolah. Serta harus dibuktikan dengan memperlihatkan hasil pekerjaan siswa. Jika tidak menyertakan bukti pekerjaan siswa, maka gaji guru tersebut tidak akan diberikan.

Hal yang sama pun juga harus dilakukan guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni wajib membuat laporan tertulis, nyata dan juga memperlihatkan absen yang harus diketahui oleh Kepala Sekolah. Serta harus menunjukkan tugas-tugas yang diberikan kepada siswa. Hanya saja laporan ini tidak diperlihatkan atau ditujukan kepada sepala sekolah tempat mengajar, namun langsung dikirim kepada kepada Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua agar hak guru tersebut tetap dibayar.

“Kalau honorer melalui kita, tapi kalua PNS harus melalui DPPAD Provinsi, karena pembayaran gaji itu oleh mereka. Kalau honor kan melalui kita (sekolah),” katanya.

Ia mengatakan, khusus di SMK Negeri 3 Kesehatan, pembayaran guru honorer sejak masa pandemi Covid-19 tidak pernah mengalami masalah, pasalnya semua selalu melaporkan hasil proses belajar online atau dari rumah dari masing-masing siswa. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *