oleh

Kapolda: Kami Siap Lakukan Pengamanan

Berkembang Isu Aksi Terkait Terdakwa Dugaan Makar

TIMIKA – Aparat keamanan baik TNI maupun Polri siap sedia untuk melakukan pengamanan, jika ke depan terjadi aksi unjuk rasa di Papua. Hal itu berkaitan dengan kasus dugaan makar, yang sidangnya beberapa waktu lalu dilakukan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (22/6) malam usai melakukan pertemuan tertutup, dengan para pimpinan paguyuban di Hotel dan Resto Cenderawasih 66 mengatakan, memang ada muncul isu terkait akan dilakukannya, aksi unjuk rasa berkaitan dengan hasil putusan sidang dugaan makar.

“Memang aksi itu baru sebatas isu. Namun saya hanya berharap masyarakat tidak termakan isu yang berkembang tersebut,” ujarnya.

Ia menyarankan, jikapun akan dilakukan pengawalan terhadap para terdakwa dugaan makar pulang ke Papua, harapannya para pihak menaati aturan yang ada.

“Jangan sampai malah ada gangguan keamanan. Soalnya masyarakat lain juga mulai beraktivitas lagi,” katanya menjelaskan.

Harapan agar masyarakat tidak terpancing isu juga disampaikannya, agar masyarakat tidak menjadi korban dalam dua kejadian. Baik dalam kerusuhan atau hal-hal yang menggangu ketertiban, maupun pandemi yang sekarang masih dalam penanganan.

“Karena kalau dikaitkan dengan tujuh orang itu kan kita tinggal tunggu banding dari jaksa. Kalau tidak ada ya mereka bisa dituntut bebas. Ya bersyukur kalau begitu. Tapi ingat korban itu harus dijaga juga perasaannya. Saya mau sampaikan apa yang kita lakukan bukan soal politik, melainkan melakukan upaya penegakan hukum sich,” tegasnya.

Di sisi lain Kapolda Paulus Waterpauw mengingatkan, agar para pihak yang menilai kasus tersebut dipolitisasi, juga mempertimbangkan keamanan masyarakat lainnya. Di beberapa tempat misalnya, katanya, sempat terjadi korban.

“Karena kita tahu ada kepentingan disitu (masalah). Siapa-siapa yang punya kepentingan itu juga kami sudah tahu dan paham itu,” ungkapnya.

“Kami sudah menyiapkan kekuatan dan kami sudah laporkan ke pimpinan yang lebih tinggi. Kami siap meminta bantuan entah nanti ke TNI ataukah sejumlah satuan tugas yang ada,” sambung Kapolda Paulus Waterpauw. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *