oleh

Masih Banyak Pelabuhan Tutup, Pelni Belum Angkut Penumpang

TIMIKA – Sejak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika menetapkan status pra new normal pada tanggal 4 Juni, angkutan laut atau pelayaran sudah kembali dibuka. Namun hingga penetapan adaptasi hidup baru, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Timika belum juga membuka pengangkutan penumpang karena masih banyak pelabuhan yang lockdown atau tutup. Karena itu Pelni Timika pun belum juga membuka loket pembelian tiket penumpang.

Dari 3 kapal pengangkut penumpang yang melayani rute Timika yakni KM Sirimau, KM Leuser dan KM Tatamailau, hanya beberapa pelabuhan tujuan yang buka. Tetapi beberapa diantaranya hanya bisa mengangkut penumpang, namun tidak melayani penumpang turun dan beberapa pelabuhan diantaranya masih tutup total. Padahal untuk melakukan pelayaran, semua pelabuhan harus buka dulu agar pelayaran bisa berjalan baik.

“Kita di Timika sudah buka, tetapi trayek-trayek kapal yang singgah di Pelabuhan Pomako Timika itu masih lockdown. Misalnya KM Tatamailau itu ke Kaimana, Fak-Fak, Tidore Tual itu masih tutup. Di Dobo itu penumpang hanya naik, yang turun itu dilarang. Jadi kami mengangkut penumpang itu serba salah kalau kita dari Timika angkut ke Tual, tapi di sana masih lockdown,” jelas Kepala PT Pelni Cabang Timika, Dadang Rukmana saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/6).

Adapun tujuan KM Sirimau yang masih tutup total yakni Manokwari, Maumere, Lewoleba, Saumalaki, Tual, Agats, dan Merauke. Sementara untuk yang sudah buka yakni Sorong, Bau-Bau, Kupang, Kalabahi, dan Timika. Dan untuk yang hanya bisa mengangkut penumpang naik tetapi tidak menerima penumpang turun adalah pelabuhan Dobu.

Untuk KM Leuser, pelabuhan tujuan yang masih tutup yakni pelabuhan Labuan Bajo, Namrole, Saumlaki, Tual, atas dan Merauke. Pelabuhan yang buka hanya Surabaya, Bima, Makassar, Bau-Bau dan Timika. Dan pelabuhan yang hanya bisa mengangkut penumpang tetapi tidak menerima penumpang turun yakni Benoa dan Dobu.

Sementara untuk KM Tatamailau, pelabuhan tujuan yang sudah buka hanya Bitung, Sorong dan Timika. Dan untuk pelabuhan yang masih tutup total Tidore, Tual dan Agats serta yang hanya bisa mengangkut penumpang hanya Fak-fak.

“Yang perlu diketahui bersama bahwa untuk menuju pelabuhan yang buka ini, kapal-kapal ini harus melewati pelabuhan yang hanya mengangkut penumpang saja, dan bahkan juga harus melewati pelabuhan yang memang masih tutup total. Jadi kita memang masih serba salah untuk pelayaran. Kami sudah sampaikan ke pusat bahwa itulah keadaannya,” jelasnya.

Dengan keadaan ini pun Dadang meminta masyarakat untuk tetap bersabar menunggu, karena pihak Pelni Timika tidak bisa memaksakan kehendak untuk tetap melakukan pelayaran jika pelabuhan tujuan masih tutup.

“Masa penumpang mau turun di tengah laut. Jadi bersabarlah, habis gimana lagi kan Pelni juga harus mempertimbangkan juga keputusan kebijakan daerah setempat,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *