oleh

Temui Tokoh Masyarakat, Kapolda dan Wabup Bahas Beberapa Hal

TIMIKA – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menemui sejumlah tokoh masyarakat, diselingi makan malam bersama di Hotel dan Resto Cenderawasih 66. Pertemuan pada Senin (22/6) malam tersebut membahas beberapa hal.

Beberapa hal yang dimaksud antara lain ialah mengenai situasi dan kondisi masyarakat, kebijakan pemerintah soal melonggarkan kembali aktivitas, termasuk isu-isu kekinian yang berkembang.

Irjen Pol Paulus Waterpauw usai pertemuan kepada media menerangkan, pertemuan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi. Di mana pihaknya mencoba menjaring sebanyak mungkin apresiasi para pimpinan paguyuban, mengenai dinamika yang terjadi di masyarakat.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan mengenai kebijakan pemerintah Provinsi Papua, mengenai aktivitas yang sudah mulai dikembalikan secara perlahan. Aktivitas yang dimaksud ialah, dibukanya kembali transportasi via udara dan laut yang sebelumnya tertutup.

“Kami di Provinsi Papua sudah bersepakat untuk melakukan relaksasi atau pengendoran aktivitas masyarakat. Di mana hasilnya sudah bisa diikuti, di sejumlah pemerintah daerah di berbagai wilayah khususnya di Papua,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, ia juga mengungkapkan dirinya juga menyampaikan sejumlah dinamika. Seperti kasus kerusuhan yang terjadi medio Agustus 2019 lalu, di sejumlah tempat utamanya Jayapura, Wamena dan Mimika.

“Berkaitan dengan itu kami menjelaskan, bahwa prosesnya masih berlangsung kepada para pelaku yang sebelumnya diamankan. Ada juga yang memang sudah dibebaskan,” jelas Kapolda Paulus Waterpauw.

Pertemuan itu dianggapnya momen untuk memunculkan persoalan yang dihadapi di daerah. “Kami sendiri hadir untuk menjelaskan tugas dan fungsi sesuai yang diamanatkan kepada kami,” katanya.

Wabup John Rettob menambahkan, pertemuan itu dilakukan setelah beberapa bulan lamanya tak ada tatap muka dengan tokoh masyarakat. Ia menyatakan, apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut nantinya, akan diteruskan para tokoh kepada masing-masing masyarakat.

“Semua tadi sudah dijelaskan Kapolda. Yang pasti, kita semua mau masyarakat bisa hidup dengan tenang dan aman, supaya tidak terlibat dalam dua hal baik pandemi maupun hal-hal yang bisa memunculkan kekhawatiran,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *