oleh

Tim Gugus Lakukan Rapid Test Massal di THM

TIMIKA – Selain gencar melakukan kampanye protokol kesehatan, Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 juga masih terus melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test massal. Selain di wilayah zona merah, juga menyasar Tempat Hiburan Malam (THM).

Rapid test massal di THM mulai digelar Selasa (23/6) kemarin. Dimana tim terbagi dalam delapan kelompok yang tersebar ke sejumlah tempat hiburan untuk memeriksa para pramuria maupun karyawan THM.

Pemeriksaan kata Reynold masih akan berlanjut sehingga rekapan serta hasil pemeriksaan belum dilaporkan. Sama halnya juga dengan pemeriksaan yang masih dilakukan di beberapa kelurahan dan RT yang masuk dalam zona merah.

Rapid test massal ini dijelaskan Reynold terus dilakukan untuk bisa mengetahui sebaran kasus terutama di wilayah tertular. Hasilnya pun akan disandingkan dengan laporan pemeriksaan dengan metode real time PCR, sehingga bisa mengukur indeks reproduksi efektif Covid-19 di Kabupaten Mimika.

Apalagi kata dia, kebijakan saat ini sudah masuk dalam tahap adaptasi menuju new normal, sehingga data mengenai sebaran kasus harus diketahui dan dilakukan perhitungan secara epidemiologi. Sehingga ia berharap masyarakat benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan agar kasus tidak lagi bertambah dan masa pandemi di Mimika bisa secepatnya berakhir.

Pada pemeriksaan sebelumnya di wilayah zona merah sebanyak 583 orang mengikuti pemeriksaan cepat antibodi. Hasilnya 36 orang atau sebesar 6 persen diantaranya dinyatakan positif antobodi atau reaktif. Angka ini menurut Reynold jauh lebih rendah dibanding penjaringan pada saat Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD).

Bahkan ada beberapa wilayah atau kelurahan yang jumlah temuan positif antibodi sangat sedikit. Dari 16 yang ikut testing hanya satu orang yang dinyatakan reaktif. Namun tak dipungkiri pula bahwa masih banyak warga yang takut melakukan rapid test. “Jangan khawatir untuk pemeriksaan rapid test, yang reaktif belum tentu PCR dinyatakan positif,” terang Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *