oleh

Mulai New Normal, Aktivitas Dibebaskan 24 Jam

Bupati: Kita Tetap Waspada Gelombang Kedua

“Kita sepakat untuk mengambil keputusan yaitu new normal. Sebenarnya sama saja dengan sebelumnya, tapi hari ini kita berubah new normal,” ungkap Bupati.

TIMIKA – Dengan ditetapkannya Kesepakatan Bersama Nomor 443.1/907 tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Covid-19 maka Kabupaten Mimika sudah memasuki masa new normal yang mulai diterapkan selama 14 hari kedepan dan akan dievaluasi kembali.

Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Grand Mozza, Kamis (2/7) dan dipimpin oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menetapkan status new normal engan sejumlah ketentuan. “Kita sepakat untuk mengambil keputusan yaitu new normal. Sebenarnya sama saja dengan sebelumnya, tapi hari ini kita berubah new normal,” ungkap Bupati saat sesi jumpa pers.

Memasuki new normal maka tidak adalagi pembatasan aktivitas masyarakat. Kini dibebaskan 24 jam. Tapi beberapa aktivitas seperti sekolah tetap menerapkan belajar dari rumah. Juga tempat hiburan malam tetap tutup 24 jam sampai pandemi Covid-19 dinyatakan selesai.

New normal ditegaskan Bupati bukan berarti masyakat bebas seperti dulu. Protokol kesehatan wajib dilakukan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak minimal 1 meter.

Kegiatan seperti pertemuan atau rapat, acara pernikahan dan pesta lainnya sudah diizinkan dengan ketentuan maksimal 50 persen tamu undangan dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kendaraan roda empat tidak boleh mengangkut penumpang lebih dari 50 persen.

Ojek diizinkan beroperasi asal menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan helm standar yang memiliki penutup plastik bening, menggunakan masker, sarung tangan dan membawa hand sanitizer. Penumpang juga diwajibkan membawa helm sendiri dan memakai masker.

Mengenai penerbangan komersil diizinkan untuk beroperasi normal, tapi disesuaikan dengan kesiapan pelayanan di bandara. Mengenai hal ini akan dilakukan secara bertahap. Dan untuk sementara tetap dibuka 2 kali seminggu untuk setiap rute penerbangan dengan kapasitas maksimal 70 persen.

Bupati Omaleng mengatakan dengan tingginya penumpang maka pintu masuk semakin diperketat. Dokumen penumpang dipastikan lengkap dengan surat keterangan bebas Covid-19 baik dengan swab atau rapid test.

Penerbangan sudah dibuka normal. Tapi khusus intra Papua tetap menyesuaikan dengan kebijakan Pemda tujuan rute penerbangan. Seperti Asmat yang belum membuka layanan. Kabupaten Puncak masih untuk penerbangan tertentu belum terbuka untuk umum. Tapi di lingkup Mimika antar distrik dan kampung sudah dibuka kembali asal penumpang melakukan rapid test.

Bupati Omaleng berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan setelah status new normal. Kebijakan ini akan kembali dievaluasi pada 16 Juli mendatang disesuaikan dengan perkembangan Covid-19 di Mimika. “Kami juga was-was, jangan sampai gelombang kedua masuk. Itu yang sama-sama kita jaga,” tegasnya.

Mengenai aktivitas perkantoran sendiri masih sama seperti di masa adaptasi hidup baru. Yakni dilakukan pembagian jadwal kerja dan jam kerja mulai dari pukul 08.00 WIT sampai pukul 13.00 WIT.

Untuk penerapan protokol kesehatan sendiri ditegaskan Bupati akan menjadi satu kewajiban. Peraturan Bupati sedang disusun sebagai dasar untuk pemberian sanksi bagi siapapun yang melanggar. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *