oleh

Disperindag Diminta Jelaskan 13 Persyaratan Pangkalan Mitan

TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diminta menjelaskan 13 poin persyaratan yang harus dipenuhi oleh 28 pemilik pangkalan Minyak Tanah (Mitan) dibawah naungan CV Fafi, agar mereka bisa kembali beroperasi setelah setahun lebih vakum.

Merasa sampai saat ini tidak ada kejelasan 13 poin persyaratan yang diminta oleh Disperindag, maka ke 28 perwakilan pangkalan Mitan pada Selasa (7/7) kembali mengadukan hal ini ke Komisi B DPRD.

Perwakilan ke 28 pangkalan Mitan, Frans Kambu mengatakan berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Disperindag dan mereka yang difasilitasi oleh Komisi B DPRD beberapa waktu lalu, pangkalan Mitan harus menyelesaikan persyaratan teknis agar operasional penjualan Mitan kembali bisa dilaksanakan.

Para pangkalan Mitan yang dimintai kembali nama pangkalan, alamat sudah disampaikan ke Disperindag. Namun, persyaratan lainya yang diungkapkan oleh Disperindag sebanyak 13 poin sendiri belum diungkap hingga saat ini.

“Ada 13 poin persyaratan, namun mereka (Disperindag) sampai sekarang belum beritahu, mereka belum kasih ke kami. Kami mau lengkapi persyaratan ini, untuk kami atau semua pangkalan di Kabupaten Mimika,” ujar Frans.

Selama operasional penjualan Mitan dibawah CV Fafi, ke 28 pangkalan Mitan diakui Frans, menjalankan kegiatan penjualan dengan baik. Untuk itulah, dengan masalah yang dialami oleh CV Fafi sangat berimbas kepada ke 28 pangkalan Mitan ini.

Jika Disperindag akan mengganti agen baru setelah dicabut ijin operasional CV Fafi, maka ini kata Frans menjadi keputusan pemerintah. Namun, pangkalan Mitan ini berharap agar mereka kembali difasilitasi untuk berada di agen baru pengganti CV Fafi sesuai petunjuk pemerintah. Untuk kembali beroperasi, para pemilik pangkalan ini menyatakan siap untuk melengkapi persyaratan yang diajukan pemerintah dan berharap tidak diganti dengan pangkalan baru.

Menjawab permasalahan ini, mewakili Komisi B, Herman Gafur mengatakan pihaknya sendiri sudah memfasilitasi pertemuan antara 28 pangkalan dan Disperindag. Ia berharap agar komitmen dari Disperindag yang menginginkan agar para pemilik pangkalan mitan dapat memenuhi ke 13 persyaratan ini, harus memperjelasnya.

Para pemilik pangkalan Mitan ini sebut Herman, sudah siap untuk memenuhi persyaratan yang ada. Ke 28 pangkalan Mitan ini sebutnya menyatakan siap untuk memenuhi persyaratan. Jika sudah ada agen baru yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai pengganti CV Fafi, maka diharapkan ke 28 pangkalan Mitan yang lama ini diakomodir.

“Saya harap komitmen yang disepakati antara Disperindag ini jelaskan agar para pemilik pangkalan minyak tanah ini bisa kembali,” imbuh Herman.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *