oleh

IT Sedang Dikembangkan, Pembayaran PBB Lewat ATM Bank Papua Segera Terealisasi

TIMIKA – Meski telah diresmikan di awal tahun 2019 lalu, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Mimika melalui ATM Bank Papua, baru akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini karena IT Bank Papua masih dalam proses pengembangan di pusat.

Akan tetapi, sembari menunggu proses pengembangannya, pembayaran PBB-P2 tetap dilakukan secara manual di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pasalnya di sana Bank Papua telah menyediakan satu loket khusus. Untuk jaringan sudah tersedia pada loket manual, hanya saja dibutuhkan satu tempat untuk dihubungkan dan kata Pemimpin Bank Papua Cabang Timika, Simon Giyai saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/7), tempat itu sudah disediakan oleh Bapenda.

Dan dalam waktu dekat juga Bank Papua akan menyediakan satu ATM di Bapenda, sehingga ketika masyarakat kekurangan biaya untuk membayar bisa melakukan penarikan di sana tanpa harus mencari keluar lagi.

“PBB-P2 itu jalan tapi masih manual yah. Cuma sementara ini dari segi IT lagi ada pengembangan makanya pembayaran melalui ATM belum bisa dilakukan. Dalam waktu dekat ini kita rencana tempatkan satu ATM di Bapenda juga,” kata Simon.

Ia mengatakan, pembayaran PBB-P2 ini sudah bisa dilakukan pada triwulan ketiga ini. Ia pun berharap masyarakat bisa menunggu dan mendoakan agar prosesnya bisa berjalan baik. Dan juga agar masyarakat tidak lagi mendatangi loket untuk membayar terapi bisa langsung melalui ATM Bank Papua.

“Semoga triwulan ketiga, jadi tempatnya sudah disediakan oleh Bapenda tinggal realisasi kita di triwulan ketiga,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6) lalu mengatakan jika pembayaran PBB-P2 sudah bisa dilakukan melalui ATM Bank Papua, maka akan terjadi peningkatan pada penerimaan PBB-P2 karena masyarakat tidak perlu mendatangi loket dan mengantre lagi tetapi bisa dilakukan melalui ATM Bank Papua yang tersedia di Kota Timika.

“Jadi kami sangat mendukung dan berharap ini bisa segera dilakukan, karena dampaknya akan sangat baik sekali untuk penerimaan PBB-P2 itu sendiri. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Bank Papua soal ini,” ungkapnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *