oleh

Gugatan Bergulir, Anggota Dewan Minta PT PAL Tidak Menebang Kayu

TIMIKA – Anggota DPRD Mimika, Nurman S Karupukaro meminta PT Pusaka Agro lestari atau (PT PAL) untuk menghentikan aktivitas penebangan dan logging kayu hasil hutan, sebab gugatan warga terhadap perusahaan kelapa sawit itu telah bergulir.

Nurman yang juga merupakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Mimika, Jumat (10/7) mengatakan, gugatan warga pemilik hak ulayat adat terhadap perjanjian bersama PT PAL sedang bergulir, termasuk di antaranya DPRD yang siap membentuk Panitia Khusus (Pansus) DPRD guna mengusut tuntas duduk perkara kasus yang berpotensi ke ranah hukum.

“Kami harap aktivitas penebangan dan logging kayu di lahan perkebunan sawit oleh PT PAL harus dihentikan karena gugatan masyarakat pemilik hak ulayat kini tengah bergulir,” ujarnya.

Nurman menyebut, dalam penanganan aduan oleh warga Kampung Iwaka itu, DPRD akan turut menghadirkan para stakeholder terkait seperti lembaga masyarakat adat Amungme (LEMASA) dan Lembaga Masyarakat Adat Kamoro (LEMASKO) serta unsur pemerintah daerah. Bahkan, Polda Papua karena perizinan PT PAL yang merupakan anak perusahaan Noble Group ini berbasis di Singapura dan Hongkong  dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Nurman menegaskan akan melapor ke Polda Papua apabila aktivitas logging kayu oleh PT PAL itu masih berlangsung.

Nurman menambahkan, sejak 8 tahun silam perusahaan kelapa sawit itu berjanji untuk membangunan pabrik minyak kelapa sawit, membagi uang plasma kepada warga dan sebagainya namun belum terealisasi.

“Pembukaan lahan baru lagi dengan dalih menanam kelapa sawit, karena kayu-kayu hutan yang ditebang juga memiliki nilai ekonomis yang bisa menjadi keuntungan perusahaan sementara hak warga belum terbayarkan,” pungkas Nurman. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *