oleh

Kadistrik Wania Sebut Masyarakat Salah Mengartikan New Normal

TIMIKA – Distrik Wania kini kembali masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Mimika. Hal itu setelah ditemukannya 11 pasien positif Covid-19 baru di distrik tersebut. Menyikapi hal itu, Kadistrik Wania, Leonard Kareth meminta masyarakat agar jangan menganggap remeh hal itu, dan meminta warganya untuk patuhi segala bentuk instruksi pemerintah mesti sudah memasuki masa new normal.

“Masyarakat memang mereka ini salah mengartikan new normal. Pemerintah sudah tegaskan meski sudah new normal, tetapi harus tetap mengedepankan anjuran pemerintah. Itu yang sampai sekarang masyarakat kita di sini tidak paham,” kata Leonard kepada Radar Timika, Selasa (14/7).

Ia menegaskan,Distrik Wania sebelumnya sudah keluar dari status zona merah penyebaran Covid-19, yang ditandai dengan penurunan jumlah pasien. Tetapi lanjutnya, sekarang sudah kembali ke status zona merah. Hal ini sebenarnya kesadaran masyarakat yang masih kurang.

Ia menerangkan, selama ini pemerintah telah berupaya dengan berbagai langkah untuk memutuskan penyebaran Covid-19 . Mulai dari upaya sosialisasi, pembatasan aktivitas, penutupan akses keluar masuk, serta disalurkannya berbagai bentuk bantuan agar masyarakat dapat menyadari dampak dari penyakit berbahaya ini.

“Ini semua dilakukan bertujuan untuk membantu dan mengedukasi masyarakat bahwa Covid-19 tidak main-main, dan masyarakat harus menyadari hal itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Distrik wania kembali mengalami perubahan status ke zona merah, setelah ditemukannya 11 kasus pasien positif Covid -19 di wilayah tersebut. Seperti yang diberitakan Radar Timika, Senin (13/7), dimana 11 pasien positif tersebut tersebar di tiga kelurahan yakni 4 kasus di Kelurahan Inauga, 4 Kasus Kelurahan Kamoro Jaya dan 3 kasus di Kelurahan Wonosari Jaya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *