oleh

Penerbangan Masih Dibatasi, Kapasitas Bandara Hanya 230 Seat

TIMIKA – Meski Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika telah menetapkan masa new normal sejak awal Juli, tetapi penerbangan masih tetap dibatasi yakni dua kali seminggu untuk masing-masing maskapai yang sebelumnya terbang setiap hari. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19 meskipun pengawasan protokol kesehatan di Bandara Mozes Kilangan sangat diperketat.

Selain pembatasan penumpang yang bisa naik ke pesawat, kapasitas ruangan terminal yang dipersiapkan untuk menampung 500 seat kini di masa penerapan protokol kesehatan physical distancing hanya dipersiapkan untuk 230 seat saja.

“Jadi kita kan jaga jarak juga. Bukan hanya saat di pesawat saja, tetapi juga di ruang terminalnya juga. Kita kurangi 50 persen. Kita sesuaikan dengan ruangan makanya hanya bisa 230 seat saja sekarang,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Yan Purba saat ditemui di Gedung DPRD, Senin (13/7).

Dengan adanya pembatasan ini, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara juga terbatas. Namun jika penerbangan sudah normal, maka semuanya juga akan kembali seperti biasanya. Adapun rute penerbangan yang ada saat ini Garuda Indonesia yakni tujuan Jakarta, Bali dan Makassar.

“Kalau Batik Air dari Jakarta-Makasar-Timika dan mau kembangkan direct Jakarta-Timika,” ungkapnya.

Sementara untuk maskapai Sriwijaya Air, yakni tujuan Jakarta dan Makassar. Akan tetapi berdasarkan informasi Distric Manager Sriwijaya Air, Timotius kepada Radar Timika pada tanggal 10 Juli lalu, per tanggal 13 Juli kemarin Sriwijaya sudah membuka kembali penerbangan tujuan Surabaya dan juga Sorong. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *