oleh

Orang Tua Diminta Awasi Pergaulan Anak

TIMIKA – Para orang tua diminta untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya. Sebab saat ini sedang berkembang modus baru kejahatan yakni penyalahgunaan bensin. Di beberapa sudut seputaran Kota Timika, didapati anak-anak yang sedang mencium dan menghirup aroma bensin.

Pengawasan orang tua terhadap anak-anak agar tidak bergabung dengan anak-anak, yang sudah melakukan aktivitas mencium atau mengirup aroma bensin ini penting dilakukan, agar generasi penerus bangsa ini tidak terjerumus pada kegiatan negatif.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi B DPRD, Yustina Timang, Jumat (17/7). Menurutnya, di beberapa sudut kota sudah ada beberapa anak yang menghisap aroma bensin.

Yustina yang melihat langsung beberapa anak, menghirup aroma bensin di depan salah satu bank di Jalan Budi Utomo ini sangat berdampak buruk. Anak-anak berusia SD ini sudah tidak lagi memperhatikan orang di sekelilingnya, dan asyik dengan aktivitas menghirup aroma bensin. Walaupun sudah ditegur berulang kali, namun anak-anak ini kata Yustina, acuh tak acuh.

“Yang saya lihat baru itu, anak-anak yang isap bensin, ini baru sedikit,” ujarnya.

Mengapa anak-anak berkelakuan negatif ini menurut Yustina, karena kurangnya perhatian dari keluarganya. Anak-anak seperti ini kata Yustina masih mempunyai masa depan yang panjang. Maka, perhatian dari orang tua yang penuh akan membuat anak tidak gampang mengikuti tindak negatif di lingkungan sekitar.

Dengan adanya fenomena anak-anak yang terlihat menghirup aroma bensin ini, Yustina berharap agar para penjual bensin terutama pengecer, agar tidak memberikan bensin kepada pembeli di bawah umur karena pasti akan disalah gunakan.

“Kalau anak-anak yang tidak bawa motor, lalu membeli bensin, tolong jangan dikasih, karena mereka mau pakai untuk apa,” jelas Yustina.

Untuk diketahui, aktivitas menarik napas dalam-dalam untuk menghirup uap bensin dapat mengakibatkan kerusakan sistem saraf, terutama apabila dilakukan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lambat laun, menurut National Institute on Drug Abuse, residu uap bensin yang menumpuk dalam tubuh bisa merusak mielin, selubung tipis yang melindungi serabut saraf otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengingat dan melakukan percakapan seperti biasanya.

Kerusakan sistem saraf dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kejang otot dan tremor, yang kemudian memengaruhi kemampuan seseorang untuk berjalan, membungkuk, dan berbicara. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *