oleh

Masyarakat Ohotya Butuh Tambahan Rumah

*Reses I Amandus Gwijangge
TIMIKA – Masyarakat di Kampung Ohothya, Distrik Mimika Timur Jauh membutuhkan bantuan pembangunan perumahan layak huni. Adapun fasilitas perumahan layak huni diharapkan dapat dibangun dengan konstruksi kayu besi, sebab akan lebih kuat bila dibandingkan dengan kondisi perumahan yang kini sudah ada.

Beberapa rumah masyarakat saat ini sudah banyak yang rusak karena konstruksi bangunan dari kayu dan papan, yang tidak bisa mengimbangi kondisi alam di wilayah perairan.

Harapan itu terungkap dalam kegiatan Reses I jaring aspirasi masyarakat Dapil VI di Kampung Ohothya, Manasari dan Otakwa yang dilaksanakan oleh Amandus Y Gwijangge dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (20/7).

Sesuai dengan Daerah Pemilihan (Dapil) IV di wilayah pesisir mulai barat dan timur Kampung Ohothya, Otakwa, Manasari, Fanamo, Omawita dan Ayuka.

Amandus mengatakan ia melaksanakan kunjungan langsung ke beberapa wilayah pesisir di Distrik Mimika Timur Jauh sesuai dengan agenda reses I di Tahun 2020. Politisi PKB ini mengatakan ia datang ke Dapilnya untuk bertemu dengan kepala kampung dan warga untuk menampung dan menerima aspirasi yang akan diteruskan kepada pemerintah daerah.

“Saya datang ketemu dengan kepala kampung dan warga untuk menampung aspirasi yang selanjutnya akan saya teruskan ke DPRD untuk usulan dalam program pemerintah,” ujar Amandus.

Adapun beberapa usulan dari masyarakat yakni rumah layak huni dengan konstruksi kayu besi, karena bangunan yang lama banyak yang rusak akibat tergerus air laut menurut Amandus, hal ini memang benar dan harus menjadi perhatian pemerintah.

Pada usulan lainya yakni pengadaan perahu dan jaring, hal ini menurutnya juga harus menjadi perhatian Dinas Perikanan Kabupaten Mimika. Dimana, memang mata pencaharian masyarakat di pesisir adalah mencari hasil laut. Agar masyarakat bisa terus mendapatkan hasil laut yang dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, maka pemerintah harus mendukung masyarakat dengan pengadaan tambahan perahu dan jaring.

Pada aspirasi lainya, menurut Amandus akan ditampung dan diteruskan ke pemerintah daerah.

Dalam kegiatan reses ini, Amandus juga menyerahkan sembako kepada masyarakat yang terdiri dari beras, supermie, kopi, gula, teh, minuman kaleng, susu. Selain itu, Amandus juga memberikan bantuan bola volley untuk para para pemuda mengisi waktu dengan berolahraga. Walaupun tidak banyak, namun Amandus berharap agar sembako ini bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Saya memberikan bama, jangan lihat dari jumlahnya tapi ini untuk masyarakat. Saya harapkan berguna,” ungkap Amandus.

Sementara itu, Kepala Kampung Ohothya, Bernardus Irahewa mengatakan masyarakat membutuhkan tambahan perumahan layak huni yang dibangun dengan konstruksi kayu besi. Sebab, perumahan yang ada saat ini sudah rusak karena dibangun dengan kayu dan papan yang mudah lapuk terkena air laut.

Bernardus juga mengungkapkan jika di kampung ini masih banyak yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti sarana perahu dan jaring untuk mendukung masyarakat mencari hasil laut.

“Saya sangat berterima kasih, kalau boleh jangan sekali ini saja. Karena masih sangat banyak kendala di kampung, kalau bisa Dinas Perikanan jangan memberikan bantuan perahu untuk nelayan di bagian barat saja, tapi kami juga di bagian timur,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *