oleh

Warga Dataran Tinggi Minta Kelancaran Transportasi Udara Bersubsidi

TIMIKA – Masyarakat Mimika yang berdomisili di highland membutuhkan lancarnya transportasi udara bersubsidi, untuk melayani kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan akan penerbangan bersubsidi diungkapkan masyarakat yang berdomisili di Kampung Aroanop dan Tsinga.

Hal itu diungkapkan Legislator dari Dapil 5, Ancelina Beanal usai kegiatan Reses bersama para anggota DPRD Mimika lainnya di Kampung Aroanop.

Kepada Radar Timika, Minggu (2/7), Ancelina mengatakan masyarakat di Kampung Aroanop dan Tsinga di dataran tinggi Mimika berharap pemerintah kembali melancarkan transportasi jalur udara agar kegiatan ekonomi, pelayanan kesehatan dan pendidikan serta pembangunan di wilayah luar Kota Timika itu dapat berjalan seperti semula.

“Masyarakat saya di Kampung Aronaop dan Tsinga berharap jalur transportasi udara bersubsidi ini bisa lancar lagi, sebab ini satu-satunya akses dari dan ke Timika, untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat agar mereka juga merasakan hidup yang lebih baik,” jelas Ancelina.

Ancelina mengungkapkan kerinduan masyarakat di atas, sangat besar agar perhatian pemerintah kembali menyentuh kebutuhan mereka. Masyarakat di Aroanop menyambut kedatangan tiga legislator DPRD yaitu dirinya bersama Aloisius Paerong dan Sasiel Abugau yang sebelumnya telah mengunjungi mereka dalam agenda reses dengan tangisan bahagia.

Kehadiran wakil rakyat di kampung yang ada di pegunungan ini sebut Ancelina, seperti akan menjawab harapan masyarakat karena 7 bulan lamanya sudah terisolasi pasca adanya gangguan keamanan di wilayah tersebut.

“Masyarakat menyebutkan seperti ada harapan baru lewat para dewan, setelah 7 bulan lamanya terisolasi pasca gangguan keamanan,” ungkapnya.

Masyarakat tambahnya, berharap jadwal penerbangan bersubsidi dapat kembali aktif 3 kali dalam seminggu, sehingga kebutuhan warga terlayani dengan baik. Begitu pula tenaga medis dan guru diharapkan kembali melayani warga di atas

Legislator Partai Demokrat ini menyebutkan juga selain butuh transportasi udara, masyarakat juga membutuhkan aliran listrik masuk ke wilayah itu sehingga dapat membantu aktivitas keseharian mereka.

Pembangunan pelabuhan transportasi laut juga menjadi harapan besar warga setempat, pemerintah diminta turut memperhatikan pembangunan di distrik itu, sehingga warga tidak merasa dianaktirikan karena pembangunan berjalan besar selama ini hanya di Kota Timika saja.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *