oleh

Dinas PUPR Diminta Normalisasi Sungai Selamat Datang

TIMIKA – Kepala Kampung Hangaitji, Gerson Uamang mengatakan Distrik Mimika Baru (Miru) berpotensi terkena dampak banjir, menyusul curah hujan yang cukup tinggi. Untuk mengantisipasinya, pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diharapkan dapat melakukan normalisasi sungai dengan pengerukan di Sungai Selamat Datang.

Hal itu disampaikan Gerson Uamang, Senin (27/7) di Kantor DPRD. Menurutnya, kondisi saat ini ada tiga titik banjir yang kemungkinan akan terjadi bila curah hujan masih tinggi.

Dari tiga titik lokasi rawan banjir, kata Gerson, ada satu titik yang berjarak 20 meter saja dari perumahan masyarakat. Jika tidak segera dilakukan normalisasi sungai Selamat Datang sebutnya, maka kemungkinan air akan meluap ke lingkungan masyarakat.

“Dalam sepekan ini kalau tidak dinormalisasi sungai Selamat Datang, maka kemungkinan besar air akan meluap ke perumahan masyarakat,” ujarnya.

Dengan keberadaan dua sungai, yakni sungai Selamat Datang dan sungai Yawa, pemerintah diharapkan dapat melakukan pengerukan sungai agar 484 KK di Kampung Hangaitji tidak terkena banjir.

Menanggapi usulan ini, Anggota DPRD, Yulian Solossa mengatakan apa yang menjadi harapan masyarakat di Kampung Hangaitji bisa cepat direspon oleh pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR. Pencegahan musibah banjir harus segera dilakukan pemerintah, agar tidak berdampak besar bagi masyarakat luas.

“Jika jembatan SP 2 ini putus lagi, maka akan terganggu aktivitas dari Kuala Kencana-Timika dan sebaliknya. Maka diharapkan pemerintah harus ambil langkah cepat untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan bisa terjadi,” imbuh Solossa.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *