oleh

12 Paskibra Mulai Berlatih

Persiapan Upacara HUT RI

TIMIKA – Pandemi Covid-19 menjadikan suasana menyambut Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun ini terasa berbeda. Tidak ada lomba apalagi karnaval yang semarak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Suasana berbeda juga dialami para Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Pengurangan jumlah anggota membuat suasana persiapan di Kantor Pusat Pemerintahan terasa sangat sepi karena hanya diikuti 12 orang anggota yang merupakan purna Paskibra Tahun 2019.

Suasana latihan yang biasanya begitu ramai karena jumlahnya sekitar 30 orang ditambah pasukan pengawal dari personel TNI dan Polri, kini sangat sepi. Karena nantinya hanya ada pasukan pengibar. Satu pembawa baki didampingi dua pengerek bendera.

Panitia melalui Bidang Acara yang dikoordinir oleh Detasemen Kavaleri-3/Srigala Ceta memanggil 12 orang purna Paskibra untuk dibagi dalam empat tim yang dipersiapkan bertugas pada upacara. Dua tim pada upacara pengibaran, satu tim bertugas dan satu tim cadangan. Demikian halnya pada upacara penurunan bendera.

Ketua Panitia HUT RI 75, Ir Syahrial, MM ketika ditemui saat memantau proses latihan pada Senin (10/8) kemarin mengatakan tidak hanya Paskibra yang dibatasi, pasukan upacara dari TNI dan Polri juga dibatasi. Pasukan yang terlibat nantinya ditarget hanya 4 SSK. Ditambah PNS sekitar 30 orang dan KNPI 20 orang untuk perwakilan kategori.

Syahrial menekankan, pada prinsipnya pelaksanaan Upacara HUT Ri harus menerapkan protokol kesehatan. Pemda Mimika juga sebenarnya ingin ramai, tapi jika dibuka untuk umum, maka protokol kesehatan pasti diabaikan.

Itupun pada upacara nanti, akan terjadi sedikit perbedaan peserta upacara seperti yang ditentukan pemerintah pusat. Sebab panitia akan menyesuaikan dengan kondisi Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan sebagai tempat pelaksanaan.

“Karena lapangan terlalu besar dan peserta sedikit, sekarang mereka lagi atur kira-kira yang paling ideal berapa. Jadi kita batasi orang untuk upacara,” ujarnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *