oleh

Dinsos Diminta Lebih Serius Tangani Anak Jalanan

TIMIKA – Dinas Sosial (Dinsos) diminta lebih serius menangani anak terlantar yang kini jumlahnya sudah mencapai 800-an anak.

Anggota DPRD dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Matius Yanengga saat ditemui di Gedung DPRD Mimika, Senin (10/8) kemarin menegaskan, seharusnya Dinsos tidak hanya menjelaskan perencanaan yang tinggi, tetapi juga harus disertai dengan bukti konkrit mengenai sejauh apa program yang sudah dilaksanakan.

“Sebagai dinas teknis, seharusnya memikirkan jalan keluar persoalan ini dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, yakni rumah singgah anak jalanan,” tegas Matius.

Menurutnya jika alasannya karena persoalan kurangnya anggaran APBD, Dinsos seharusnya mampu melakukan lobby dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk bisa membantu pembiayaan menangani persoalan anak jalanan yang kebanyakan merupakan anak-anak asli Papua ini. Bukan hanya bicara dengan penyusunan rencana kerja tapi tidak ada bukti atau penyelesaian.

“Tidak bisa mengharapkan APBD terus. Jadi ini adalah satu masalah yang tidak pernah selesai di Kabupaten Mimika, dari bupati ke bupati sama saja. Akarnya itu belum dicabut,” tuturnya.

Ia meminta pemerintah daerah menjalankan tanggungjawabnya dengan baik, sehingga kedepannya anak-anak jalanan di Kabupaten Mimika bisa berkurang. Tidak ada lagi anak-anak yang meminta-minta, tidur di emperan toko. Peran pemerintah sangat penting.

“Seharusnya hal ini tidak terjadi di Papua, khususnya Mimika, APBD besar, seharusnya dikelola dengan baik, supaya masyarakat bisa merasakannya. Semoga kedepan lebih baik lagi, bukan hanya anak jalanan tetapi orang gila juga harus diperhatikan,” tutur Matius. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *