oleh

Kopasus Gadungan Tipu Belasan Wanita di Jayapura

JAYAPURA – Sepanda-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh, begitulah peribahsa untuk mengambarkan, EEP alias Putra, sang Letnan Kopasus gadungan (palsu) ini, akhirnya ditangkap Polisi Militer Kodam XVII Cenderawasih, setelah aksinya menipu para wanita terbongkar karena korbannya melaporkan ke Polisi.

Mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat berpangkat Letnan Satu dari Satuan elit Kopasus, EEP alias Putra, berhasil memperdaya para wanita, bahkan sampai berjanji untuk menikahi para korbannya.  Akibat aksinya tersebut, kini ia harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Jayapura Kota usai diamankan PomDam XVII Cenderawasih, Selasa (11/8).

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yustrio Wirahadi Kusuma mengungkapkan, pelaku ditangkap setelah korbannya yang merupakan seorang wanita melaporkan Lettu Putra atas kasus penipuan di PomDam Kodam XVII Cenderawasih.

“Pelaku ditangkap usai korbannya melapor di PomDam, setelah dilakukan interogasi ternyata Lettu Putra merupakan TNI Gadungan, dan selanjutnya rekan-rekan dari PomDam langsung melimpahkan kasus tersebut ke Polresta,” ujarnya, Kamis (13/8).

Dijlaskan, dalam melakukan aksinya pelaku mengaku sebagai anggota TNI untuk meyakinkan korban. Bahkan setelah korban percaya barulah pelaku melakukan aksinya untuk menipu dengan meminjam uang, dengan beragam alasan.

“Target pelaku kebanyakan perempuan dengan modus sebagai anggota TNI dan menjanjikan akan dinikahi setelah korban tersebut percaya barulah pelaku meminta sejumlah uang dengan berbagai macam alasan,” terangnya

Dikatakan, saat ini tim penyidik masih mengembangkan kasus tersebut, dimana dari hasil pemeriksan awal terhadap pelaku,  terungkap jika telah banyak korban wanita yang menjadi korban pelaku,  namun hingga kini baru satu yang membuat laporan polisi.

Selain mengamankan pelaku, Polsi juga  menyita barang bukti airsoftgun berbentuk pistol sebanyak dua pucuk dan selongsong amunisi hampa Kaliber 5.6 sebanyak 31 butir. Diduga pistol tersebut dipakai pelaku untuk meyakinkan korban bahwa ia adalah perwira TNI.

“Selain kami amankan pelaku dan barang bukti, kami juga masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang juga menyamar sebagai anggota TNI,” terangnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *