oleh

Agustinus Rumere, Bocah Asal Papua yang Ada di Pecahan Uang Rp 75.000

JAYAPURA – Kisah tentang uang pecahan Rp 75.000 yang merupakan rupiah edisi khusus kemerdekaan RI ke-75 ini, memiliki cerita yang panjang. Di Papua sendiri , selain gambar Jembatan Youtefa yang ditampilkan pada bagian depan, ada juga sesosok anak kecil berpakaian adat di bagian belakang dan disandingkan dengan delapan anak dari seluruh Indonesia.

Setelah delapan hari diluncurkan, akhirnya Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Papua mau mengungap identitas anak tersebut. Namanya adalah Agustinus Rumere (9 tahun), anak dari pasangan Niko Rumere dengan Fitri Seserai.

“Perkenalkan Agustinus Rumere, anak yang wajahnya ada di uang Rp 75.000,” kata Kepala KPw BI Papua, Naek Tigor Sinaga, di Jayapura, Selasa (25/8).

Pemilihan Agustinus, kata Tigor, sangat dirahasiakan oleh BI pusat dan saat diminta untuk foto, tidak ada penyampaian bahwa gamber  tersebut untuk keperluan desain uang Rp 75.000.

Naek mengaku, bahkan dirinya sebagai Kepala KPw BI Papua pun tidak diberitahukan tentang hal tersebut. “Tidak ada seleksi karena ini sangat dirahasiakan, saya saja tidak tahu,” ungkapnya.

Hal sedana jufa disampaikan Fitri Rumere, ibu kandung dari Agustinus Rumere yang menceritakan saat itu seluruh proses pemotretan anaknya sangat mendadak, bahkan saat diambil gambarnya, Agustinus dalam posisi sakit.

“Waktu itu ditanya anaknya umur berapa dan disuruh bawa ke kantor karena orang Jakarta sudah datang. Saat itu Agustinus sedang sakit malaria,” ujarnya.

Pakaian adat yang dikenakan Agustinus pun seadamya, karena waktu persiapan sangat sedikit, maka Fitri hanya bisa mencarikan pinjaman baju seadanya.

Dan didapatlah pakaian adat dari Serui, Kabupaten Yapen. Fitri sendiri berasal dari Tanah Merah, Kabupaten Jayapura, sementara ayah Agustinus dari Biak.

“Yang dipakai untuk foto baju adat Serui, saat itu cari baju pas dapatnya Serui, semuanya mendadak,” kata Fitri.

Fitri, mengakui  saat diminta untuk foto ia tidak diberitahukan maksud dari hal tersebut, Ia yang bekerja di KPw BI Papua pun hanya menuruti permintaan yang telah dilakukan pada Agustus 2019.

Hingga satu tahun pun ia masih belum tahu foto anaknya akan digunakan untuk apa, hingga akhirnya baru pada 17 Agustus 2020, ia diberi tahu bila ada gambar anaknya di uang Rp 75.000.

“Saya tidak tahu sama sekali akan begini karena itu sudah satu tahun lalu, saya sudah lupa. Tanggal 17 kemarin saya dapat WA, tentu ini juga pekerjaan tuhan,” kata Fitri.

Ia pun merasa bangga Agustinus menjadi salah satu anak dari jutaan anak yang ada di seluruh Indonesia yang dipilih masuk ke dalam uang tersebut.

Sementara Agustinus Rumere ketika ditanya mengenai perasaannya melihat wajah kecilnya ada bagian belakang uang Rp75.000, dengan lugu hanya menjawab “senang”.

Ia yang duduk di kelas IV SDN Impres Polimak, menyebut sampai sekarang belum banyak yang tahu kalau salah satu wajah di bagian belakang uang tersebut adalah dirinya.”Yang tahu hanya dua orang,” kata dia.

Agustinus yang bercita-cita menjadi pilot mengaku senang kalau ke depan masyarakat akan tahu kalau anak yang menggunakan pakaian adat Papua di uang Rp 75.000 adalah dirinya. (al)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *