oleh

Dampak Covid-19, Pembangunan Lapter Hoeya Ditunda

TIMIKA – Adanya refokusing dan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan Covid-19, membuat beberapa program terpaksa ditunda. Salah satunya pembangunan Lapangan Terbang (Lapter) Hoeya.

Kepala Dinas Perhubungan Mimika, Jania Basir Rantedanun yang ditemui di Hotel Grand Mozza, Selasa (25/8) lalu, mengatakan sebenarnya tahun ini program pembangunan lapter dilakukan di dua tempat yakni Bela dan Hoeya.

Tapi karena ada refokusing dan realokasi maka yang dilaksanakan hanya satu. Dishub Mimika memutuskan hanya menjalankan pembangunan Lapter Bela, sedangkan Hoeya terpaksa harus dipending.

Pembangunan Lapter Bela sendiri pada tahun ini sudah memasuki tahap keempat. Adapun anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 5,2 miliar dengan kontraktor pemenang tender PT Belgia Putra Papua (berdasarkan data LPSE Kabupaten Mimika).

Jania menjelaskan, keputusan hanya mengerjakan satu lapter tahun ini karena jika yang dipangkas hanya anggaran, maka nantinya pembangunan justru akan lebih lama.

“Mending kita pending yang lain dan fokus satu supaya lebih cepat diselesaikan. Kalau anggarannya yang dipotong nanti repot,” tandasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *