oleh

Kualitas Pembangunan Jalan SP 2 – SP 5 Dipertanyakan

TIMIKA – Legislator DPRD Mimika, Leonardus Kocu menyoroti kualitas hasil pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan SP 2–SP 5 tembus ke Jalan Hasanuddin yang baru selesai dikerjakan, namun jalan ini sudah rusak menjadi pertanyaan masyarakat.

Ketua Fraksi Mimika Bangkit DPRD Mimika, Leonardus Kocu kepada Radar Timika, Jumat (4/9) menyoroti tidak maksimalnya kualitas pengerjaan jalan nasional, Jalan Poros Hasanudin tembus ke SP 2.

Jalan tersebut telah selesai dikerjakan, tapi sebagian jalan hasilnya bergelombang dan ada sebagian yang sudah bolong serta tidak ada saluran drainase, sehingga saat hujan pasti jalan itu tergenang dan berpotensi cepat terjadi kerusakan.

“Proyek jalan Hasanudin yang baru selesai dikerjakan sudah rusak, ini yang jadi pertanyaan masyarakat,” ujar Leonardus.

Leonardus mempertanyakan kewenangan pengawasan mega proyek dari APBN itu, yang terkesan dikerjakan terburu-buru karena dimaksudkan untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional PON XX Papua yang ternyata ditunda ke tahun depan.

Sorotan dewan itu juga sejalan dengan keluhan masyarakat yang merasa uang negara disia-siakan karena belum lama pengerjaannya selesai ternyata jalan sudah rusak.

Leonardus menilai ketidakmaksimalan pembangunan itu karena lemahnya pengawasan kualitas dan follow up dari pihak teknis yang bertanggung jawab dalam pengawasan kualitas jalan.

Legislator asal Perindo ini menambahkan, sorotan lainnya pada pelanggaran keterbukaan informasi publik. Dimana tidak dijumpai papan proyek yang memuat informasi terkait jenis kegiatan, nomor kontrak, jangka waktu dan lama pengerjaan serta yang vital besaran jumlah anggaran dan sumber dananya.

Ia juga meminta kontraktor untuk bertanggung jawab atas garansi hasil pekerjaan infrastruktur jalan, sebagaimana tertera dalam perjanjian kerja.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *