oleh

Masyarakat Kokonao Minta Diperhatikan

WAKIL Bupati Mimika, Johannes Rettob beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Ibu Kota Distrik Mimika Barat, Kokonao, yang juga merupakan kota kelahirannya. Kunjungannya untuk memenuhi permintaan masyarakat di sana, yang meminta Pemerintah Daerah (Pemda) berkunjung untuk melihat keadaan kota tua tersebut.

“Ke Kokonao karena masyarakat di sana minta agar pemerintah sekali-kali datang melihat mereka, karena ada beberapa hal yang memang perlu dibenahi di sana, makanya saya ke sana. Sekaligus juga pulang ke rumah,” katanya saat ditemui, Sabtu (5/9) usai menghadiri pelantikan badan pengurus komunitas ATM di Tongkonan.

Permintaan masyarakat Kokonao terang Wabup yakni aliran listrik, pembangunan jalan dan drainase agar tidak lagi banjir saat musim hujan, serta perbaikan Kantor Polsek dan distrik yang sudah hancur, serta pengerukan sungai agar transportasi laut masyarakat bisa berjalan baik. Perahu tidak kandas seperti yang dialami Wabup saat dalam perjalanan kembali ke Timika.

“Tadi malam (Sabtu malam, red) perahu kami kandas. Kami naik perahu kecil sampai ke sini. Perahunya masih ada di jalanan. Jam empat baru air besar. Kita sudah bangun sungai tapi sejak 2017 tidak ada pembangunan sungai lagi,” jelasnya.

Khusus untuk aliran listrik sudah ia koordinasikan langsung dengan Manager PLN UP3 Timika, Martinus Pasensi, dimana mesinnya sudah siap dan tinggal terkendala operator. Sehingga ia memastikan masyarakat Kokonao dan Agimuga sudah bisa merasakan aliran listrik tahun ini.

“Ada satu hal yang mereka keluhkan, yakni pembangunan SD Negeri. Kok tiba-tiba ada SD Negeri muridnya siapa, gurunya siapa. Padahal di sana sudah ada dua sekolah swasta. Ini juga jadi persoalan bagi mereka. SD dan SMP YPPK jalan, yang negeri tidak jalan. Di sana masyarakat menerapkan protokol kesehatan, pakai masker,” katanya.

Pemerintah Mimika harus benar-benar memperhatikan masyarakat Kokonao seperti Fak-Fak waktu dulu yang meskipun jauh tetapi tetap memberikan perhatian.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *