oleh

Pasar Sentral Dijadikan Kawasan Wisata Kuliner

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berencana menjadikan Pasar Sentral Timika sebagai kawasan wisata kuliner di tahun 2021. Para pedagang atau pengusaha makanan seperti lalapan yang selama ini berjualan dipinggir jalan, akan disatukan di lokasi yang akan ditentukan Disperindag, yakni lahan depan Kantor Kelurahan Pasar Sentral yang selama ini dijadikan pedagang cakar bongkar (Cakbor) berjualan di Hari Minggu.

“Kawasan tersebut termasuk aset dari Pasar Sentral. Penataannya dan perencanaannya nanti kami akan usulkan kepada Pak Bupati termasuk pembangunannya kita usulkan di tahun 2021,” kata Kepala Disperindag, Michael Gomar yang ditemui usai melakukan rapat dengan tim gabungan penataan Pasar Sentral, Jumat (4/9).

Untuk pedagang cakbor yang saat ini sudah membangun gudang penyimpanan barang dagangan akan dipindahkan masuk ke gedung yang nantinya akan disiapkan. Namun sebelum dipindahkan, Disperindag akan tetap melakukan sosialisasi telebih dulu agar prosesnya bisa berjalan baik.

Penataan kembali Pasar Sentral jelas Gomar dilakukan agar fasilitas yang sudah disiapkan bisa dimanfaatkan dan terawat. Bukan rusak tanpa digunakan seperti yang terjadi pada beberapa ruko di gedung blok A1 dan A2 yang sudah rusak karena tidak ditempati.

Dari 208 ruko yang tersedia di dua gedung tersebut, 60 persen diantaranya sudah mulai digunakan dan siap digunakan oleh pedagang yang sudah menerima kunci. Semenatar 40 persen diantaranya masih sedang diperbaiki karena mengalami kerusakan dan juga karena kuncinya belum diambil oleh pedagang yang sudah terdaftar untuk menempatinya.

“Sekitar 80 kios atau ruko yang kami masih segel sambil menunggu respon atau niat baik dari pedagang yang terdaftar sebagai penerima kunci belum datang untuk mengkonfirmasi ataupun melaporkan diri kepada petugas yang kami tempatkan di blok A1 dan A2,” tutupnya. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *