oleh

Presiden akan Buka Sekolah Penerbangan Khusus Papua

Untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Papua, Presiden Joko Widodo berencana membuka sekolah penerbangan khusus untuk orang Papua. Itu disampaikan Staf Ahli Menkopolhukam, Ahmad Sajili ketika berkunjung ke Timika pekan lalu.

Dikatakan Ahmad ini merupakan bagian dari kerangka Otonomi Khusus (Otsus). Dimana Pemerintah Pusat sudah memastikan akan perpanjang Undang Undang Otonomi Khusus Bagi Papua. Sehingga pada Otsus Jilid II nantinya akan ada perubahan mekanisme dan penguatan dari sisi SDM sebagaimana yang disoroti selama ini.

Salah satu sektor yang sudah dijajaki sejak Tahun 2017 adalah pembukaan sekolah penerbangan Nusa Flight Institute yang dikhususkan bagi orang asli Papua . Sekolah itu akan mencetak pilot, teknisi pesawat serta pramugari dan pramugara.

Sekolah penerbangan masih berpusat di Curug Tangerang. Namun pusat sedang melakkan pendekatan dengan Pemprov Papua dan Pemda Mimika jika memenuhi standar maka itu bisa digeser ke Papua. Menurut Ahmad, ini sejalan dengan visi Gubernur yang fokus dalam pengembangan SDM Papua. “Kalau memang ada fasilitas, kita geser ke Papua kalau memang ada kesepakatan,” tandasnya.

Terkait keberlanjutan Otsus, Menkopolhukam ditambahkan Ahmad akan kembali berkunjung ke Papua dan bertemu dengan berbagai pihak di Universitas Cenderawasih, Jayapura. Agenda itu dijadwalkan Selasa (8/9) besok dimana Menkopolhukam akan berdialog dengan tokoh masyarakat dan meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw.

“Ini bukti keseriusan Presiden diwujudkan dengan para menteri untuk perhatikan di wilayah Papua dan Papua Barat supaya stabilitas tetap berjalan,” tuturnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *