oleh

Pemerintah Diminta Tidak Hentikan Sosialisasi

Angka Covid-19 Kembali Bertambah

Angka penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Mimika kembali bertambah hingga menyebar di 17 kelurahan dan 2 kampung. Melihat masih adanya kasus aktif covid-19 ini, dewan berharap pemerintah melalui dinas teknis yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 tidak menghentikan sosialisasi.

Dinas teknis diharapkan tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang kini sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini terbukti dengan masih kurang sadarnya masyarakat yang mengikuti acara dengan kerumunan massa namun tidak menggunakan masker.

Begitu pula di jalan-jalan, kini banyak ditemui masyarakat sampai anak-anak setingkat SMA yang sudah menggunakan pakaian seragam sekolah namun tidak menggunakan masker.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD, Julian Solossa kepada Radar Timika, Senin (7/9). Menurutnya, dengan adanya kasus covid-19 yang masih menyebar saat ini, dinas teknis diharapkan tidak menghilangkan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita berharap OPD-OPD yang sudah dipercayakan itu mereka harus ekstra ketat, mereka harus kontinyu, sosialisasi jalan terus, lewat sound system yang ada, harus umumkan disetiap perjalanan, karena ini sudah 150-an lebih, jangan sampai gelombang ke dua ini akan meningkat dari gelombang ke satu,” jelas Solossa.

Selain masyarakat umum, anak-anak sekolah yang mengenakan pakaian seragam yang berlalu lalang di jalan raya, sebutnya, juga tidak mengenakan masker.

Melihat hal ini, Politisi PDIP ini mengaku cukup khawatir manakala nantinya angka penyebaran covid-19 terus meningkat.

Agar apa yang dikhawatirkan masyarakat yakni penyebaran covid-19 bertambah, selain masih harus terus menerus melakukan sosialisasi, pemerintah juga harus mengecek tempat penampungan air untuk wadah cuci tangah di beberapa titik seputar kota Timika ini harus kembali dicek, apakah masih berfungsi atau tidak.

“Terutama anak-anak sekolah ini, dari Dinas Pendidikan juga mereka kontinyu cek, tempat yang dipasang penampungan air ini dicek dengan baik, berfungsi atau tidak,” pungkas Solossa. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *