oleh

Warga yang Meninggal di Jalan Belibis Idap Stroke

Sorang pria dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah terjatuh secara tiba-tiba saat berjalan kaki di pinggir jalan Belibis, tepatnya di depan Kantor Telkom Timika. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (9/9) sekitar Pukul 14.40 siang. Pria tersebut diketahui berinisial AM (52 tahun).

Kasat Sabhara Polres Mimika, AKP Rosman L Mansur, di Ruang Jenazah RSUD Mimika, Rabu (9/9) menjelaskan, pihaknya menerima laporan ditemukannya mayat tersebut sekitar pukul 14.50 WIT siang. “Kami menerima laporan sekitar jam itu bahwa ada orang tergeletak di depan TKP. Saat didatangi dan setelah dilihat sepintas, bahwa yang bersangkutan memang telah meninggal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang melihat AM tergeletak tersebut, bahwa AM tiba-tiba saja jatuh dan kemudian tak bergerak. Karena cemas, warga pun melaporkan hal ini ke kepolisian. “Setelah itu kami koordinasikan dengan personel dari bagian Identifikasi yang dipimpin langsung Kapolsek Miru,” jelasnya.

Beberapa orang yang dimintai keterangan polisi, katanya lagi memastikan hanya melihat bahwa AM tiba-tiba jatuh dan tergeletak. Mereka juga mengaku tidak mengetahui penyebab pasti mengapa AM kemudian terjatuh. “Setelah identifikasi sementara, yang bersangkutan diketahui tinggal di sekitar Lapangan Jayanti di Kelurahan Sempan dekat TK Bhayangkara,” ungkapnya.

Sampai sebelum jenazah dilarikan ke RSUD Mimika, tepatnya di ruang jenazah, AKP Rosman Mansur juga memastikan para keluarga AM telah datang untuk melihat jenazah yang ditemukan tersebut. “Di TKP tadi, kebetulan ada anaknya almarhum datang. Mungkin ada yang kenal kemudian memanggil anak tersebut datang. Ia juga memastikan bahwa jenazah benar adalah ayahnya. Keluarga lainnya juga sudah datang untuk melihat langsung,” katanya.

“Penyebab kematian hingga sekarang kami belum tahu. Karena kami masih menunggu dari pihak medis. Tadi mayatnya langsung kami arahkan untuk bawa ke sini (RSUD) untuk tindakan lanjut,” sambung AKP Rosman Mansur.

Sementara itu, dipastikan di sekitar tempat mayat tergeletak, petugas menemukan sebuah botol berisi air mineral berukuran kecil. Selain air, ada juga potongan donat. Sedangkan AM diperkirakan datang dari arah lampu merah Bank Papua Yos Sudarso sebelum kemudian berbelok ke Jalan Belibis dan akhirnya tergeletak.

Menurut seorang anak dari almarhum AM berinisial S, bahwa ayahnya ada riwayat stroke ringan. Ayahnya disebut telah keluar sejak Selasa malam. Namun ia tidak mengetahui apakah ayahnya sempat pulang ke rumah atau tidak, sebab ia juga tidak berada di rumah pada hari itu. “Bapak sudah lama sakit stroke ringan,” katanya singkat. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *