oleh

Polisi Pastikan Ayah Tiri Bejat Masih Berada di Timika

Aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran, terhadap pria berinisial FR, yang merupakan ayah tiri pelaku persetubuhan terhadap korban anak tirinya.
Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Rabu (9/10) di kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan, pihaknya masih terus mencari keberadaan FR.

“Masih kita cari terus, dan ada informasi yang kita dapat bahwa pelaku ini katanya ada di lokasi pendulangan di kali sana. Cuma ada lagi informasi yang berkembang bahwa pelaku ini berada di sekitar wilayah Kuala Kencana. Tapi kan Kuala Kencana itu luas, makanya masih kita kumpulkan informasi sambil anggota lidik di lapangan. Dan kami yakin pelaku masih ada di Timika,”jelas AKP Hermanto.
Untuk diketahui, kasus tersebut terungkap setelah korban sebut saja Mawar (16) yang didampingi ibu kandungnya, mendatangi kantor Pelayanan Polres Mimika guna melaporkan kasus tersebut pada Rabu (2/9) lalu.

Di mana kronologis kejadian, dari pengakuan korban bahwa pelaku FR yang merupakan ayah tiri dari korban itu sendiri, telah menyebutuhi korban sejak korban masih duduk di bangku SMP kelas II pada tahun 2017 lalu hingga Bulan Agustus lalu. Dan kasus itu terjadi di rumah mereka di Jalan Yos Sudarso, Gang Masbait.
Pelaku FR melakukan perbuatan bejatnya itu, setiap kali istri pelaku tidak berada di rumah. Dan sebelum melakukan, pelaku FR selalu mengancam korban dengan menggunakan parang.
Kasus persetubuhan yang dilakukan oleh pelaku FR terhadap anak tirinya itu terbongkar, pada saat para tetangga melihat perubahan pada bentuk tubuh korban. Dan ternyata ditanyai korban mengaku kalau dia sudah dalam kondisi hamil.

Ibu korban yang mengetahui hal tersebut, lalu kemudian mencoba untuk membuktikannya sendiri, kalau perbuatan tersebut dilakukan oleh suaminya sendiri.

Maka ibu korban kemudian menjebak pelaku, di mana pada saat itu ibu korban berpura-pura berangkat kerja. Kemudian mengetahui istrinya sudah berangkat kerja, pelaku kemudian kembali memaksa korban untuk melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Namun saat sementara asyik melakukan perbuatan bejatnya, tiba-tiba ibu korban datang dan kemudian melihat sendiri, apa yang telah dilakukan pelaku FR kepada anaknya tirinya itu. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *