oleh

Serapan APBD Masih Rendah, OPD Diminta Kerja Cepat

Masa Tahun Anggaran 2020 tersisa tiga bulan lagi. Namun realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih sangat minim. Masih di bawah 50 persen baik fisik maupun keuangan.

Melihat kondisi ini Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja cepat agar semua pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Baik itu kegiatan fisik maupun non fisik.

Bahkan Wabup Rettob menyoroti masih adanya kegiatan yang masih dalam proses pelelangan. Menurutnya ini sangat rancu dan sangat terlambat. Pasalnya proses lelang membutuhkan waktu hingga sebulan bahkan ada yang sampai dua bulan. Jika itu kegiatan fisik maka saat tahun anggaran habis baru selesai lelang dan fisik tidak dikerjakan lagi.

Ia meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai kuasa pengguna anggaran serta para Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk bekerja lebih cepat lagi karena serapan anggaran masih di bawah 50 persen. “Jadi harus segera dilaksanakan,” tegasnya saat memimpin apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (14/9).

Selain menyinggung realisasi APBD, Wabup juga membahas soal perencanaan APBD Tahun 2021 mendatang. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah ditetapkan sehingga semua perencanaan program harus berbasis RPJMD. “Tahun depan harus pakai RPJMD dengan visi Mimika Cerdas, Aman Damai dan Sejahtera,” terangnya.

Jika tahun ini, program hanya fokus pada fisik maka ia berharap mulai tahun depan setiap OPD harus merancang program yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat. Misalnya pada program perikanan tidak melulu hanya membagikan alat tangkap tapi memacu nelayan untuk bisa menjadi pengusaha ikan. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *