oleh

Pemerintah Diminta Evaluasi Keamanan untuk Pulangkan Warga Banti

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika diminta untuk mengevaluasi kembali berbagai faktor khususnya masalah gangguan keamanan di Distrik Tembagapura, guna memulangkan warga Banti yang kini masih ada di Timika. Evaluasi bersama dengan berbagai pihak terkait ini harus dilakukan, agar memastikan pasca teror yang dilakukan KKB ini sudah kondusif, sehingga warga yang terpaksa eksodus ke Timika ini bisa kembali ke kampung halaman mereka.

Ketua Fraksi Mimika Bangkit DPRD Mimika, Leonardus Kocu saat ditemui Radar Timika, Selasa (22/9) di ruang kerjanya, mengatakan pemerintah bersama aparat keamanan dan PT Freeport Indonesia (PTFI) harus melakukan evaluasi kembali terkait situasi keamanan di area Tembagapura dan sekitarnya.

Jika situasi keamanan di Tembagapura dan sekitarnya sudah kondusif, maka tidak ada alasan lagi untuk warga Banti tetap tinggal di Timika.

“Kami mendorong pemerintah untuk segera mengkaji, pihak-pihak terkait untuk duduk evaluasi agar masyarakat ini segera diberikan jawaban apakah balik atau tidak,” jelas Kocu.

Lanjutnya, warga Banti yang sudah berbulan-bulan terpaksa tinggal di Timika ini, merasa waspada dan khawatir akan tempat tinggalnya di kampung. Untuk itulah, pemerintah kata Kocu, diharapkan memberikan kepastian kepada warga.

Harapannya sebut Kocu, Bupati bisa segera memanggil semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian masalah warga Banti.

Politisi Partai Perindo ini mengungkapkan jika hanya alasan keamanan yang belum kondusif, maka hal ini diharapkan tidak berlarut-larut sehingga membuat warga Banti di Timika merasa tidak nyaman dengan kehidupan di kota.

Dengan adanya pertambahan aparat keamanan yang didatangkan dari luar Timika untuk menjaga keamanan di wilayah Tembagapura dan sekitarnya, diharapkan pemerintah bisa segera mengembalikan warga ke kampung mereka.

“Harus ada evaluasi segera. Kalau tidak ada masalah lagi, keamanan kondusif, maka segera pulangkan mereka,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *