oleh

Pembatasan Aktivitas, Pemerintah Diharap Beri Bantuan

Pemerintah Kabupaten Mimika diharapkan dapat kembali mengambil kebijakan soal anggaran untuk pemberian bantuan kepada masyarakat setelah diberlakukanya perpanjangan New Normal sesuai kesepakatan bersama Nomor : 443.1/1233 mulai Senin (28/9) kemarin.

Kebijakan untuk mengalokasikan anggaran guna membantu masyarakat yang paling terdampak dengan kondisi pandemi ini, masih harus dilaksanakan. Sebab, dengan pembatasan aktivitas di luar rumah yang mulai diterapkan selama 14 hari ke depan ini, masyarakat yang memiliki kegiatan di luar rumah pada malam hari akan terdampak, sehingga dimungkinkan adanya menurunya pendapatan mereka.

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan saat ditemui Radar Timika, Senin (28/9) di ruang kerjanya mengatakan, pemerintah diharapkan tidak hanya membuat peraturan yang membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah, namun tidak dibarengi dengan kebijakan yang pro rakyat.

“Ini sangat perlu dipikirkan bagaimana supaya masyarakat masih bisa bertahan hidup, kalau ada kebijakan pemerintah terutama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat, ini yang harus diperhatikan,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan jika alokasi anggaran untuk penanganan covid-19 memang sudah dilaksanakan oleh pemerintah.

Jika memang ada kebijakan soal anggaran untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari kata Rizal, maka dalam pembahasan APBD Perubahan beberapa waktu yang akan datang, pihaknya akan melihat hal ini sebagai prioritas.

“Diharapkan ada bantuan-bantuan skala pendek kepada masyarakat, supaya masyarakat kita ini bisa bertahan hidup, kita harus sadar bahwa pemerintah ini ada untuk masyarakat,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *