oleh

Bertambah 67, Kasus Covid-19 dalam Sehari Kasus Capai 1.605

TIMIKA-Kabupaten Mimika kembali mencatatkan penambahan kasus yang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Mimika, kasus baru Covid-19 pada Rabu (30/9) kemarin bertambah 67 orang, sehingga totalnya menjadi 1.605 kasus secara kumulatif.

Ini merupakan penambahan kasus terbesar kedua. Hanya berselang enam hari dengan rekor penambahan kasus pada Kamis (24/9) lalu yakni 68 kasus. Peningkatan ini semakin memberikan kekhawatiran karena kapasitas RSUD Mimika sebagai rumah sakit rujukan dan shelter sudah penuh.

Dari 1.605 pasien Covid-19, 17 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Termasuk pasien probable yang meninggal Selasa (29/9) lalu di RSUD Mimika. Kabarnya, keluarga pasien sempat menolak jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19 lantaran hasil swab belum keluar. Tapi kemarin, setelah hasil swab keluar dan dinyatakan positif maka jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan di tengah pandemi sekarang ini salah satu protokol kesehatan yang ditetapkan Menteri Kesehatan adalah pemakaman dengan protokol bukan hanya pasien Covid-19 tapi semua jenazah. Hanya saja reaksi masyarakat yang tidak mendukung sehingga jenazah dibawa pulang ke rumah.

“Sebenarnya itu adalah upaya memutus rantai penularan bukan pada persoalan jenazah tapi ketika ada yang meninggal itu ada kerumunan. Pola ini saya dapat di Timika. jadi setiap ada kerumunan pasti ada kasus,” jelas Reynold ketika ditemui Selasa (29/9) lalu di shelter.

Adanya kerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan di era new normal sekarang ini diakui Reynold sangat berkontribusi pada peningkatan kasus. Bahkan pada pemukiman padat penduduk dinyatakan zona merah. “Ini yang harus diwaspadai. Jadi kata kuncinya adalah ada orang terinfeksi, ada kerumunan. Berkelompok dan ada pergerakan,” tegasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *