oleh

Pengangkatan Tenaga Honorer Harus Prioritaskan Amor

TIMIKA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam hal ini panitia pengangkatan pegawai agar memprioritaskan anak-anak asli Amungme dan Kamoro (Amor), dan pegawai yang sudah mengabdi diatas 5 tahun. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Mimika Amandus Gwijangge, Jumat (2/10).

Amandus mengatakan, panitia perlu menyortir berkas-berkas pegawai tersebut secara teliti untuk mengantisipasi adanya berkas-berkas yang diselip, lantaran ada kepentingan keluarga dan sebagainya.

Tenaga honorer dari Amungme dan Kamoro ini sebutnya harus diprioritaskan, sebab sesuai dengan UU Otsus yang berpihak dengan masyarakat lokal.

“Saya harap jangan ada tebang pilih, kalau boleh harus semua disamakan, jangan karena baru honor trus karena ada hubungan keluarga akhirnya di utamakan, ini tidak boleh terjadi,” jelasnya.

Politisi PKB ini mengungkapkan selain mempriorotaskan pegawai honorer asli Amor, juga harus diperhatikan adanya tenaga honorer dari 5 suku kekerabatan dan Papua umum. Para tenaga honorer yang sudah mengabdi dalam kurun waktu di atas lima tahun ini sebutnya, patus diutamakan untuk diangkat menjadi CPNS. Apalagi dengan kinerja mereka sehari-hari yang mengabdi untuk masyarakat dan bekerja dengan waktu dan jam sesuai aturan.

Lanjutnya, ia juga meminta kepada panitia pengangkatan agar memberikan kelonggaran bagi para honorer untuk mengurus persyaratan yang diberikan di masa pandemi, karena pelayanan di kantor-kantor dibatasi, sehingga akan menghambat proses pengurusan berkas-berkas.

“Jika bisa diberikan waktu kepada pegawai honorer untuk menyiapkan dan melengkapi berkas kalau bisa tidak usah terburu-buru dengan situasi, apalagi disaat pandemi,” imbuh Amandus. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *