oleh

Proyek Fisik Harus Rampung Tanpa Tinggalkan Kualitas

TIMIKA-Bebeapa pekerjaan proyek fisik di Kabupaten Mimika diharapkan rampung sampai akhir tahun anggaran 2020, ini tanpa meninggalkan kualitas pekerjaan.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan, Sabtu (3/10). Diungkapkan Jhon Tie, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, diminta untuk menggenjot pada kontraktor dalam merampungkan proyek pekerjaan fisik. Berupa jalan dan pembangunan bandar udara di Triwulan akhir tahun anggaran 2020 ini.

Menurutnya, dalam pembahasan APBD Perubahan 2020 nanti tidak akan membahas proyek pekerjaan fisik, melainkan hanya program saja. Sehingga terkait lambatnya penyelesaian proyek fisik, perlu jalinan komunikasi yang kuat antara kontraktor dan konsultan, sehingga bisa diadendum ke tahun selanjutnya bila dirasa perlu.

“Kami berharap sebelum akhir tahun 2020 ini semua proyek fisik bisa dikerjakan sampai rampung. Dan tentu tidak meninggalkan kwalitasnya,” ujar Jhon Tie.

Legislator PDI Perjuangan itu menambahkan, kendati diburu waktu ia meminta pelaksana proyek tidak meninggalkan kualitas hasil. Baik itu dalam proyek jalan maupun fasilitas umum lainnya, sesuai dengan yang tertera dalam kontrak.

Beberapa proyek fisik yang diharapkan bisa rampung sampai di akhir tahun, atau di awal tahun depan itu adalah pelebaran Jalan Cenderawasih, pekerjaan Bundaran Petrosea dan penyelesaian Bandar Udara Mozes Kilangin milik pemerintah. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *