oleh

Satu Pemain Persipura Positif Covid-19

JAYAPURA-Satu pemain Persipura Jayapura, dinyatakan positif Covid-19, hal ini dipastikan setelah manajemen melakukan swab test beberapa waktu lalu di Kota Batu, Malang. Klub Liga 1, Persipura Jayapura, mendapati salah satu pemainnya positif terpapar virus corona.

Asisten manajer Persipura, Bento Madubun mengungkapkan, kepastian tersebut didapat berdasarkan hasil swab test yang dilakukan timnya beberapa hari lalu. Namun, sang pemain yang tak mau disebutkan namanya itu terpapar tanpa gejala.

“Setelah menjalani swab test sesuai aturan PT LIB sebagai syarat dan komitmen penerapan protokol kesehatan, kami mendapati hasil salah satu pemain kami dinyatakan positif, namun yang bersangkutan tanpa gejala,” ungkap Bento.

Bento menjelaskan, sesuai dengan regulasi penanganan virus corona, pemain yang bersangkutan sudah mendapat penanganan dari dokter tim Persipura, Benny Suripatty. “Sesuai ketentuan penanganan pada regulasi, dokter tim Persipura, dr Benny Suripaty telah menangani yang bersangkutan, dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” terang Bento.

Dikatakan, untuk memantau perkembangan pemain Persipura tersebut, tim dokter akan kembali melakukan swab test pada pekan depan usai menjalani isolasi mandiri. “Minggu depan akan kami swab test lagi untuk memantau perkembangannya, kita berharap pada tes berikutnya sudah negatif, sehingga bisa kembali bergabung dan beraktivitas seperti biasa,”  terang Bento.

Sementara itu, dokter Benny Suripatty membeberkan, kondisi sang pemain dalam kondisi baik-baik saja. Benny mengaku berdasarkan hasil swab test tersebut, hanya satu pemain yang dinyatakan positif dan pemain lainnya dalam kondisi aman. “Kondisinya baik-baik saja saat ini. Beruntung hanya satu pemain saja. Pemain yang lain aman-aman saja,” ujar Suripatty.

Benny menjelaskan, saat ini dirinya tengah melakukan penanganan medis standar sesuai protokol penanganan Covid-19 yang disarankan Kementerian Kesehatan seperti isolasi mandiri, memberi asupan vitamin dan beberapa tindakan lain.

“Tindakan yang diambil sesuai standar penanganan, kami tetap melakukan isolasi mandiri, si pemain kan tanpa keluhan dan tanpa gejala, dan akan kami isolasi mandiri selama 10 hari,” imbuhnya.

Selebihnya penanganan berdasarkan protap dari Kemenkes RI, seperti asupan vitamin C dan kebutuhan terapi karena tidak ada keluhan jadi tidak ada obat penunjang lainnya,” pungkas Benny. (rasor)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *