oleh

Kepolisian Masih Akan Berkoordinasi Dengan Keluarga

TIMIKA – Kepolisian Resor Mimika melalui Satuan Reserse Kriminal memastikan, pihaknya masih akan berkoordinasi kembali dengan keluarga almarhum Beni Way, soal dilakukan atau tidak dilakukannya otopsi. Kepolisian berencana untuk bertemu kembali dengan keluarga almarhum.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, Rabu (7/10) mengatakan, keluarga almarhum Beni Way sempat menyatakan keinginan, agar jenazah yang ditemukan di Jalan Hasanuddin Ujung, sehari sebelumnya tersebut dapat diotopsi. Namun menurut AKP Hermanto, setelah pihaknya melihat dari pemeriksaan korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Kita sudah koordinasikan juga dengan Tim Laboratorium Forensik, dan kita tunjukkan foto sesuai yang kita dapat kemarin. Dan mereka menanggapi agar kita coba koordinasi dengan keluarga almarhum saja, karena kalau mereka melihat tidak ada tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.

Sementara itu, jenazah almarhum Beni Way sampai Rabu pagi dipastikan masih berada di kamar jenazah RSUD Mimika. Hal itu, lantaran keluarga almarhum masih berembuk soal rencana melakukan otopsi.

Sebelumnya, pada Selasa (6/10), KBO Samapta Polres Mimika, Iptu Rannu yang dikonfirmasi menjelaskan, laporan mengenai ditemukannya jenazah Beni diterima pada pukul 1 siang. Pihaknya langsung menerjunkan personel dan Tim Inafis untuk melakukan pengecekan.

Saat tiba di TKP, ia membenarkan adanya jenazah yang ditemukan dalam keadaan telungkup. Selain jenazah, ia menyebutkan adanya sebilah parang tanpa sarungnya yang tertancap di tanah di sebelah kiri korban.

Di sebelah kanan jenazah juga ditemukan sebuah senter. Jenazah sendiri ditemukan menggunakan sepatu yang diperkirakan sebagai alat yang biasanya digunakan orang ketika hendak berkebun.

Secara fisik, dijelaskan, tidak ada tanda-tanda luka di tubuh jenazah. Jenazah kemudian dilarikan ke RSUD Mimika untuk dilakukan pemeriksaan luar. Selain itu disebutkan di sekitar TKP pun bersih. Sarung parang almarhum masih menggantung di tubuhnya saat ditemukan di kebun tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya memperkirakan jenazah Beni sebelumnya kelelahan. Sebab di dekat korban, ditemukan lubang dan kakinya ada di situ dan diperkirakan Beni jatuh. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *