oleh

Masyarakat Distrik Hoya Butuh Sarana Transportasi

TIMIKA – Akses transportasi ke sejumlah distrik di pegunungan Kabupaten Mimika, belum semua lancar. Hingga kini beberapa distrik di wilayah pegunungan masih terbilang cukup sulit untuk akses transportasi.

Salah satunya adalah akses transportasi menuju Distrik Hoya. Tidak hanya akses transportasi darat untuk ke sana. Bahkan hingga sekarang belum ada pesawat yang bisa masuk ke wilayah itu.

Masyarakat maupun petugas kesehatan, tenaga pendidikan bahkan pegawai distrik yang menuju ke sana hingga kini hanya bisa menggunakan helikopter.

Kepala Distrik Hoya, Karel Kum kepada Radar Timika saat ditemui Kamis (8/10), mengatakan saat ini yang menjadi prioritas pihaknya adalah bagaimana mewujudkan agar ada transportasi udara yang tetap dari Timika menuju Distrik Hoya.

“Bagaimana kita mau bangun sebuah wilayah kalau akses transportasi sulit. Ini yang kami prioritaskan,” tuturnya.

Ia menerangkan, memang di Hoya hingga saat ini belum ada landasan untuk Lapangan Terbang (Lapter). Sehingga satu-satunya moda transportasi yang bisa menuju ke sana hanyalah helikopter.

“Di sana landasan belum jadi sampai sekarang. Memang tahun 2014 lalu sempat dibangun, namun terbengkalai sampai sekarang tidak dilanjutkan,” ucapnya.

Sementara lahan yang disediakan sudah cukup untuk pembangunan Lapter dengan panjang mencapai 700 meter. Namun sampai sekarang pembangunannya tidak dilanjutkan. Kondisi demikian menyebabkan masyarakat Distrik Hoya yang ingin membeli sembako harus jalan kaki selama dua hari agar bisa mencapai Jila maupun Tsinga.

Sementara itu, untuk di kantor distrik maupun fasilitas umum lainnya hingga saat ini tidak ada pelayanan sama sekali. Hal itu berjalan kurang lebih dua tahun terakhir, pasca ada gangguan Kamtibmas di wilayah itu.

Karel berharap agar Pemda Mimika dapat memperhatikan hal ini. Karena menurutnya, jika akses transportasi lancar, pembangunan berjalan lancar. Selain itu aktifitas di fasilitas umum juga bisa berjalan maksimal.

“Kami terus berupaya, dan kami minta dukungan Pemda. Semoga awal tahun 2021 mendatang sudah ada akses transportasi yang pasti menuju Distrik Hoya dari Timika,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *