oleh

Soal Kesepakatan Divestasi Saham, Harus Libatkan Masyarakat Amor

TIMIKA – Ketua Lemasko, Gregorius Okoare dan beberapa tokoh masyarakat dari Lemasko dan Lemasa, saat menggelar jumpa pers di Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Kamis (8/10), mengungkapkan jika koordinasi soal disvestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) harus melibatkan tokoh masyarakat dari Amungme dan Kamoro (Amor).

Gergorius atau yang akrab disapa Gery ini, mengungkapkan jika pada saat Gubernur Papua dan Bupati Mimika berkoordinasi dengan kementerian terkait, tidak melibatkan dua lembaga adat ini.

Padahal, pemilik hak ulayat di tanah Mimika ini adalah masyarakat dan bukan pemimpin daerah.
Untuk itulah, apa yang disepakati oleh dua pimpinan provinsi dan kabupaten ini kata Gery, oleh masyarakat dinilai tidak sah.

“Apa yang disepakati oleh mereka itu bahwa kami nilai tidak sah. Artinya tidak libatkan masyarakat, harus aspirasi masyarakat ini dibawa sama-sama,” ujarnya.

Dengan melibatkan masyarakat, apapun hasilnya nanti menurutnya harus bersama-sama dalam prosesnya. Jika gubernur dan bupati sendiri yang berkoordinasi menurutnya, maka tidak sah. Dan jika masyarakat tidak dilibatkan dalam penetapan point IUPK, maka kegiatan di area Freeport akan terganggu.

Ditegaskannya, jika kesepakatan dengan masyarakat pemilik hak ulayat ini tidak terjadi, maka Freeport dipastikan tidak akan beroperasi. Pemerintah sebutnya, diharapkan bisa memperhatikan hal ini dengan bijak dan murni, sebab masyarakatlah yang akan dikorbankan atas operasional tambang selama ini.

Lanjutnya, sebelum masyarakat dilibatkan dalam pembicaraan pembagian saham PT Freeport ini, diharapkan juga DPRD tidak mensahkan Raperda Non APBD 2020 soal disvestasi saham ini.

“Pleno ini jangan dulu. Harus ada keterlibatan dua lembaga adat dulu, ini baru sah. Dari pada operasional terganggu, kalau di bawah saya tutup, di atas (Tembagapura) akan terganggu, jadi Freeport, bupati, gubenur harus pikir baik-baik,” tutup Gery.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *