oleh

Semua Fraksi Setujui Pengesahan Dua Raperda

TIMIKA – 6 Fraksi di DPRD Kabupaten Mimika, yakni Fraksi Golkar, Nasdem, PDIP, Gerindra, PKB dan Mimika Bangkit, menyetujui pengesahan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Non APBD Tahun 2020 dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRD Kabupaten Mimika terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Non APBD Tahun 2020, Senin (12/10) di Ruang Rapat Paripurna.

Fraksi pertama yang menyetujui 6 Raperda ini disahkan yakni melalui pandangan Umum Fraksi Partai Golkar yang dibacakan H Iwan Anwar, SH MH.

Raperda tentang penyertaan modal Pemda terhadap PT Papua Investasi Mandiri dan PT Mimika Abadi Sejahtera, Pemda sudah menggambarkan maksud dan tujuan secara jelas untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan PAD dan kesejahteraan rakyat. Ini sesuai dengan cita-cita Partai Golkar, maka Fraksi Golkar mendukung langkah ini.

Golkar tidak menginginkan adanya Perda yang tidak berpihak pada rakyat. Maka, Raperda ini disetujui untuk disahkan guna pendirian Perusda sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang. Fraksi Golkar dapat menindaklanjutinya untuk dibahas bersama Eksekutif.

Fraksi ke dua yakni Fraksi Nasdem oleh Yustina Timang yang mengapresiasi dan mendukung pengesahan Raperda ini.

Fraksi selanjutnya Fraksi PDIP oleh Julian Solossa yang juga memberikan apresiasi kepada Pemda Mimika dan mendukung langkah yang akan melakukan penyertaan modal kepada PT Papua Disvestasi Mandiri lewat Raperda ini untuk mengoptimalkan PAD. Serta penyertaan modal kepada PT Mimika Abadi Sejahtera, juga didukung. Namun pelaksanaan penyertaan modal harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Fraksi ke empat yakni Fraksi Partai Gerindra oleh M Nurman S Karupukaro. Atas Raperda Penyertaan Modal Kepada Papua Disvestasi Mandiri, untuk difokuskan 5 persen untuk masyarakat Kamoro dan 2 persen untuk masyarakat Papua lain. Membentuk tim internal dan eksternal serta melibatkan Lemasko dan Lemasa dalam pelaksanaan Perda ini, memberikan bantuan usaha dan perumahan layak huni kepada masyarakat yang terampak langsung penambangan PT Freeport, meningkatkan SDM Amor, pembangunan juga harus merata.

Dengan adanya Perusda harus menaikan eksport kelapa sawit, perikanan harus bisa lebih maju lagi. Jenis usaha yang sudah ada seperti perhotelan bisa diambil untung bersihnya dengan pajak agar pemerintah bisa fokus untuk pelayanan kepada masyarakat.

Fraksi PKB oleh Miller Kogoya menyebutkan PKB berharap lewat Perusda ini nantinya dapat mensejahterakan rakyat.

Fraksi terkait, yakni Fraksi Mimika Bangkit oleh Ancelina Beanal mendukung Perda dengan usul dan saran yakni Pemda agar dapat mengevaluasi berapa PAD sejak pengelolaan Perusda ini nantinya, menempatkan putra putri daerah di Perusda ini, pengelolaan program yang menggunakan saham harus berkontribusi untuk masyarakat asli, Pemda harus melibatkan pengusaha asli Papua. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *