oleh

Sopir Nahas Yang Ditemukan Tewas, Korban Sempat Antar Penumpang Kedukaan

TIMIKA – Sopir mobil pikap Mitsubishi L300 hitam bernomor polisi PA 8507 MF yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (19/10) sekitar Pukul 08.30 pagi kemarin, diketahui bernama Moh Rian Ardiansyah (17). Ia diduga mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Poros Pomako, Distrik Mimika Timur. Mobil yang dikemudikan Rian, terjun dan terbalik di dasar rawa di sekitar jembatan dekat tempat pemakaman. Kondisi kabin yang ringsek, mengakibatkan Rian terjepit dan tidak bisa keluar dari mobilnya sampai ajal menjemput.

Saat ditemukan, kondisi jasad Rian sudah mulai membengkak dan rusak. Ini karena Rian sempat disebut hilang sejak Rabu atau Kamis lalu, tepatnya setelah mengantar penumpang ke sekitar Pomako.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Defrizal melalui KBO saat lantas Polres Mimika, Ipda Murtono mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara, kejadian itu memang murni lakalantas. Hanya saja pihaknya tetap berkoordinasi dengan Satuan Reskrim.

“Kita tadi sudah dari TKP, (jenazah) korban sudah dibawa ke rumah sakit dan mobil sudah diangkat dari dalam parit,” ungkapnya.

Ia menuturkan, awalnya mereka mendapat laporan tersebut dari Kapolsek Miktim bahwa ada ditemukan sebuah mobil yang jatuh ke dalam parit di area logpond. Setelahnya anggota Satlantas langsung menuju tempat kejadian.

“Dari olah TKP tadi kita lihat tanda–tandanya bahwa TKP ini memang pas ditikungan mungkin karena korban hilang kendali dia menabrak pembatas jalan dan terjun kedalam parit yang setinggi empat meter lebih,” kata Ipda Murtono.

Selain itu mereka juga telah memeriksa salah seorang teman korban yakni Subowo. Dimana menurut informasi bahwa korban beberapa hari lalu pergi mengantar penumpang ke Pomako. Namun korban tidak juga kembali sampai ditemukan meninggal.

Karena kondisi tempat jatuhnya korban yang begitu terjal, sehingga orang yang melintas di jalan tersebut dimungkinkan tidak bisa melihat mobil yang ada di dasar rawa, apalagi jika air pasang, maka mobil tidak akan terlihat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK pada siang kemarin menjelaskan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara kasus tersebut. Dari pemeriksaan fisik pada jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum, dan almarhum diduga pada saat mengemudi dalam keadaan mengantuk,” katanya.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang diketahui bernama Antonius. Saksi mengatakan pada saat itu ia hendak memancing di sekitar lokasi kejadian. Kemudian ia melihat mobil dalam posisi terbalik, dan di dalamnya terdapat mayat. Anggota Polsek Mimika Timur yang mendapatkan informasi terkait adanya penemuan sesosok mayat, langsung melakukan koordinasi dengan Polres Mimika terkait informasi tersebut.

“Kami langsung respon ke TKP bersama tim unit Indentifikasi dan piket siaga. Saat tiba di TKP kita langsung olah TKP dan evakuasi jenazah ke RSUD Mimika. Barang bukti yang kita amankan, satu unit mobil pick up L300 warna hitam dengan Nomor Polisi 8507 MF,” kata Kasat.

Selanjutnya AKP Hermanto menjelaskan bahwa saksi lain yakni Toto Awe juga menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat berada di pangkalan mobil Eme Neme Yauware pada Kamis (15/10) sekitar pukul 12.00 WIT.

“Korban juga melayani penumpang duka pada Hari Kamis, dari Rumah Sakit Mitra Masyarakat ke Poumako. Lalu pada Hari Kamis itu juga, korban sempat menghubungi orang tuanya yang berada di Kabupaten Demak,” jelasnya.

Sementara itu Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena yang dikonfirmasi Radar Timika kemarin, mengatakan jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Mimika. Akan tetapi dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum.

“Ini keluarganya sudah mau bawa jenazah ke rumah duka. Sempat bawa ke rumah sakit lalu keluarganya datang, keluarga tolak visum makanya di mandikan saja,” singkat Mahakena. (tns/itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *