oleh

600 Lebih Pasien Covid-19 Masih Perawatan

TIMIKA – Prediksi bahwa wabah Covid-19 berakhir pada Agustus 2020 ternyata meleset. Faktanya sampai akhir Oktober 2020 kasus di Kabupaten Mimika masih terus meningkat. Jumlah kasus baru lebih tinggi dibanding angka kesembuhan.

Dari data yang dirilis Tim Satuan Tugas Covid-19 pada Sabtu (24/10) lalu tercatat masih ada 661 pasien yang masih dalam masa perawatan. Dari total 2.380 kasus kumulatif, 1.695 pasien sembuh dan 24 orang pasien meninggal dunia.

Penularan virus corona masih tersebar di tujuh distrik dintaranya Tembagapura, Kuala Kencana, Mimika Baru, Wania, Mimika Timur Jauh yang masuk dalam zona merah. Serta Mimika Timur dan Iwaka dengan status zona kuning.

Distrik Tembagapura yang sebelumnya sudah berhasil menekan penularan dan turun ke zona kuning dalam sebulan terakhir, kembali mengalami peningkatan kasus. Saat ini total kasus di Tembagapura ada 55. Berbanding terbalik dengan Mimika Timur Jauh yang berangsur menurun kini tersisa 16 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra beberapa hari lalu mengungkapkan kasus Covid-19 di Mimika masih cukup tinggi, dengan angka reproduksi efektif masih di atas angka 1. Artinya ada potensi penularan.

Sementara untuk pemeriksaan sampel sebagian masih dikirim ke Jayapura, karena mesin PCR milik RSUD Mimika masih mengalami kerusakan sejak pekan lalu. Sehingga sebagian sampel yang tidak tertampung di Klinik Kuala Kencana diperiksa di Labkes atau Puslitbang Jayapura dengan batas maksimal 30 spesimen per hari.

Mengingat pemeriksaan PCR terlambat, maka untuk mensiasati agar hasil tetap bisa keluar terutama dari kontak erat maka penjaringan dengan rapid test jika tidak mengalami gejala. Tapi jika mengalami gejala maka langsung swas kirim ke Jayapura.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *