oleh

Pemerintah Diminta Segera Kembalikan Warga Tembagapura

TIMIKA – Legislator DPRD Mimika Anthon Bukaleng meminta pemerintah bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) dan TNI-Polri untuk memfasilitasi warga pengungsi untuk kembali ke kampungnya di Tembagapura sebelum Natal di bulan Desember ini. Harapan itu disampaikan Anthon Bukaleng, Kamis (29/10).

“Pemerintah bersama pihak terkait diharapkan bisa segera memulangkan warga pengungsi Tembagapura ini, ke tiga kampung mereka sebelum Natal di Desember ini,” ujarnya.

Anthon mengungkapkan, ini merupakan aspirasi warga yang dipercayakan kepadanya untuk diserukan agar didengar dan diakomodir oleh para pihak. Menurutnya, warga dari dataran tinggi itu tersiksa hidup di Kota Timika yang cuacanya panas dan dengan pola kehidupan ekonomi yang keras.

Sementara sebelumnya warga terbiasa hidup di kondisi iklim yang dingin di Tembagapura dan bisa hidup dari hasil berkebun maupun beternak di kampung halamannya.

Warga tiga kampung, sudah mendiami tanah mereka sebelum keberadaan PTFI, sehingga kepulangan mereka kembali ke highland adalah hak azasi hidup mereka yang perlu diakomodir para pihak. Khususnya untuk pulang kembali ke Banti Satu, Banti Dua dan Opitawak.

Kerasnya hidup di Kota Timika kata Anthon, membuat beberapa warga meregang nyawa baik itu karena peristiwa maupun karena perbedaan iklim yang menyebabkan sakit, khususnya bagi kondisi rentan para orang tua.

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, keadaan di ‘atas’ sudah terkendali, sehingga sudah aman untuk kembali. Mengingat sebelumnya alasan utama warga tiga kampung turun mengungsi ke Kota Timika lantaran gangguan keamanan oleh KKB.

Kondisi memperihatinkan warga bersangkutan juga menjadi alasan utama lainnya, sebanyak 1.800 warga sangat menderita hidup di Kota Timika. Warga harus kerja cari uang untuk bisa menghidupi keluarganya selama 7 bulan di Timika. Warga hanya minta untuk bisa kembali ke Banti-Opitawak, karena saat ini diklaim sudah benar-benar aman.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *