oleh

Penataan Pasar Sentral Harus Jadi Prioritas

TIMIKA – Pemda Kabupaten Mimika harus memprioritaskan penataan Pasar Sentral. Pasar Sentral yang menjadi pusat perputaran roda perekonomian di Timika masih memerlukan banyak pembenahan sarana dan prasarana. Penataan Pasar Sentral harus dijadikan prioritas dalam anggaran APBD Tahun 2021 mendatang, sebab pasar yang sudah “mati suri” ini kini mulai bergeliat kembali. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan bersama para anggotanya setelah melakukan kunjungan kerjanya dengan mengelilingi lokasi pasar, Rabu (28/10).

Didampingi Kepala Disperindag, Michael R Gomar dan jajaranya, Rizal Pata’dan mengungkapkan jika terkait anggaran renovasi pasar itu, harus didorong ke APBD Induk 2021. Pihaknya optimis karena dengan adanya 6 orang Legislator Komisi B yang masuk di Badan Anggaran DPRD, bisa maksimal mendorong disetujuinya program itu. Bahkan sebelum masuk di pembahasan APBD 2021, akan diadakan pra-pembahasan dengan Diperindag dan OPD lainnya.

“Kami di Komisi B ada 6 anggota yang masuk dalam Banggar, jadi untuk pengajuan usulan anggaran bagi penataan Pasar Sentral ini tentu tidaklah sulit,” ujarnya.

Dikatakan Rizal, Pasar sentral dinilai sebagai objek vital bagi perputaran roda perekonomian masyarakat Mimika, sehingga Komisi B mendukung pendanaan program Disperindag demi hadirnya pelayanan masyarakat yang maksimal dan vital bagi kebutuhan warga Mimika.

Menanggapi hal ini, Michael R Gomar mengatakan jika perhatian dari Komisi B dengan kunjunganya langsung ke pasar ini diapresiasi oleh pemerintah. Dengan adanya kekurangan dan kelebihan yang ada, sebutnya akan dibenahi dan tentu membutuhkan waktu dan anggaran yang cukup untuk melakukan penataan.

Khusus untuk Pasar Sentral sebut Gomar, konsep pembangunanya sudah ada dalam master plan yang sudah ada desainnya. Namun, hal ini tentu membutuhkan anggaran yang cukup untuk melakukan penataan-penataan di Pasar Sentral.

“Kami berusaha untuk mengembalikan konsep master plan ini guna ditata sesuai dengan master plan yang ada sehingga Ruang Terbuka Hijau, taman bermain untuk anak-anak, wisata kuliner, pembagian blok basah, kering, mama-mama Papua hingga pasar sore ini bisa tertata dengan baik,” jelasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *