oleh

Kesbangpol Harap Paguyuban Tidak Terbawa Situasi Politik

TIMIKA – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika, Yan Purba meminta tokoh masyarakat pimpinan kerukunan atau paguyuban yang ada di Mimika untuk tidak terbawa situasi politik karena bisa memicu persoalan. Itu disampaikan Yan Purba dalam pertemuan dengan para pengurus paguyuan di Hotel Grand Tembaga, Rabu (4/11) kemarin.

Yan Purba mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir ia mengikuti isu yang berkembang di sosial media. Dimana ada tokoh yang memberikan komentar terkait persoalan hukum maupun politik yang terjadi di Mimika dengan mengatasnamakan suku atau etnis tertentu.

Menurutnya ini tidak tepat. Sebab esensi tokoh masyarakat yang memimpin paguyuban bukan pada ranah mencampuri urusan hukum. “Jadi saya ingatkan lagi karena itu bisa terjerat Undang Undang ITE . Kapan buat statement yang provokasi nanti kita kena undang-undang,” ujarnya.

Yan Purba menekankan, jika ada persoalan hukum sebaiknya diserahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum untuk menyelesaikan. Sebagai tokoh masyarakat tetap mengarahkan masyarakat untuk menjaga kamtibmas bersama.

Ia justru mengajak tokoh masyarakat lebih aktif dalam membantu pemerintah mensukseskan pembangunan. Salah satunya dalam penanganan Covid-19 yang menjadi masalah bersama sekarang ini. “Bagaimana forum mengambil peran, apa yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan bersama,” terangnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *