oleh

2.747 UMKM di Mimika Diusulkan Dapat Bantuan Presiden

TIMIKA – Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Presiden Joko Widodo kembali meluncurkan program bantuan produktif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemic Covid-19.

Bantuan yang ditargetkan menyasar 12 juta UMKM ini menjangkau seluruh daerah termasuk Kabupaten Mimika. Dari Mimika sendiri sebanyak 2.747 UMKM yang mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UKM diusulkan menerima bantuan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Diskop UMKM Mimika, Kartini Harum Mawardini, SSTP yang ditemui Radar Timika di ruang kerjanya, Kamis (5/11) mengatakan dinas hanya memfasilitasi dalam pendaftaran. Bukan menentukan UMKM yang diusulkan.

Data UMKM yang mendaftar langsung dikirim ke pemerintah pusat. Ia menegaskan yang berhak menentukan pelaku UMKM menerima bantuan adalah pemerintah pusat. “Sampai di pusat mereka cek lagi rekening pelaku UMKM apakah sudah pernah dapat bantuan presiden selain bantuan penambahan modal ini, kalau seandainya sudah pernah menerima bantuan dari pemerintah tidak bisa lagi terima lagi. Hanya sekali saja,” terangnya.

Kartini juga mengungkapkan selain Diskop UMKM, Bank BRI dan PT Pegadaian juga mengusulkan UMKM untuk menerima bantuan. Namun dipastikan tidak ada yang double karena akan diverifikasi oleh pemerintah pusat.

Dari 2.747 UMKM yang diusulkan oleh dinas, sebanyak 598 sudah menerima bantuan. Adapun bantuan yang diterima sebesar Rp 2,4 juta. Sementara yang diusulkan Bank BRI sudah ada 374 yang menerima bantuan.

Kartini menambahkan, pendaftaran bagi UMKM yang ingin mendapatkan bantuan masih terbuka dengan melengkapi syarat Nomor Induk Kependudukan, nama lengkap, alamat tempat tinggal, bidang usaha dan nomor telepon. “Silahkan ke Diskop dan UKM untuk mendaftar paling lambat tanggal 10 November,” tandasnya. (sun)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *